Arti Kata "petuduh" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "petuduh" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

petuduh

pe·tu·duh Bl n bagian dr perangkat gamelan barungan gamelan laras slendro berjumlah satu tungguh

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "petuduh"

📝 Contoh Penggunaan kata "petuduh" dalam Kalimat

1.Pengadilan menetapkan dia sebagai tersangka pembunuh.
2.Dia terus-menerus menuduh seseorang yang tidak bersalah.
3.Dalam pertunjukan kesenian, pemain petuduh berperan sebagai penjaga kerajaan.
4.Di sekolah, gurunya seringkali menuduh anak-anak tidak memperhatikan pelajaran.
5.Dia tidak percaya alasan yang diberikan dan langsung menuduh istrinya berhubungan dengan lawan jenis.

📚 Artikel terkait kata "petuduh"

Mengenal Kata 'petuduh' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Petuduh" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "petuduh" mungkin belum familiar bagi banyak orang, terutama bagi yang tidak terbiasa dengan musik tradisional Indonesia. Namun, dalam konteks gamelan, petuduh memiliki makna yang sangat spesifik. Dalam arti resmi, petuduh adalah bagian dari perangkat gamelan barungan gamelan laras slendro yang berjumlah satu tungguh. Makna ini menunjukkan bahwa petuduh memiliki peran yang penting dalam struktur musik tradisional Indonesia. Namun, apakah makna petuduh hanya terbatas pada konteks musik tradisional? Tidak juga. Petuduh juga dapat digunakan dalam konteks yang lebih luas, seperti peristiwa atau situasi yang tidak pasti atau tidak jelas. Dalam kesempatan ini, petuduh dapat digunakan untuk menggambarkan perasaan yang tidak pasti atau tidak jelas. Misalnya, saat kita merasa bahwa ada sesuatu yang tidak beres, namun tidak ada bukti yang jelas, kita dapat mengatakan bahwa ada petuduh yang mengganggu keadaan. Berikut beberapa contoh penggunaan petuduh dalam kalimat yang alami: - Ada petuduh yang mengganggu suasana hati saya hari ini. - Saya merasa ada petuduh yang tidak beres tentang kejadian itu. - Saya tidak tahu apa yang terjadi, namun ada petuduh yang membuat saya merasa tidak nyaman. Dalam kehidupan sehari-hari, petuduh dapat menjadi pengingat bahwa tidak semua peristiwa atau situasi dapat dijelaskan dengan jelas. Petuduh dapat menjadi kesempatan untuk menjadi lebih sabar dan lebih teliti dalam menghadapi peristiwa yang tidak pasti atau tidak jelas.