Arti Kata "pertepel" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "pertepel" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

pertepel

per·te·pel lihat portofolio

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "pertepel"

📝 Contoh Penggunaan kata "pertepel" dalam Kalimat

1.Seorang seniman harus memiliki portofolio yang memadai untuk menunjukkan karya-karyanya yang telah dihasilkan.
2.Karyawan harus menampilkan portofolio yang menunjukkan kemampuan dan pengalaman kerja mereka saat melamar pekerjaan baru.
3.Saya telah membuat portofolio untuk menunjukkan proyek-proyek yang telah saya lakukan sebagai mahasiswa.
4.Dalam dunia pariwisata, portofolio yang baik dapat membantu menarik perhatian wisatawan untuk mengunjungi suatu destinasi.
5.Seorang desainer grafis harus memiliki portofolio yang menunjukkan karya-karya terbaik mereka untuk menunjukkan kemampuan mereka kepada klien.

📚 Artikel terkait kata "pertepel"

Mengenal Kata 'pertepel' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Pertepel" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "pertepel" seringkali tidak familiar di telinga masyarakat Indonesia. Secara resmi, "pertepel" berasal dari kata "portofolio" yang berarti koleksi atau kumpulan pekerjaan atau karya seseorang. Namun, seiring perkembangan budaya dan teknologi, istilah "pertepel" mulai digunakan dalam konteks yang lebih luas. Pertepel sekarang lebih sering dihubungkan dengan konsep memamerkan kemampuan dan karya seseorang dalam bentuk visual atau digital. Pertepel telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, terutama di kalangan profesional dan wirausaha. Mereka sering menggunakan pertepel untuk menunjukkan kemampuan dan karya mereka kepada klien atau pelanggan potensial. Dengan pertepel, mereka dapat memperlihatkan visi dan misi perusahaan, serta menggambarkan kualitas layanan yang mereka tawarkan. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "pertepel" dalam kalimat yang alami: - "Dia telah membuat pertepel yang impresif untuk menunjukkan kemampuan desainnya." - "Perusahaan kami memiliki pertepel yang lengkap untuk menunjukkan kemampuan dan pengalaman kita." - "Dia menggunakan pertepel untuk mempromosikan karyanya dan menarik perhatian calon klien." Dalam budaya Indonesia modern, pertepel telah menjadi sebuah gaya hidup. Banyak orang yang menggunakan pertepel untuk memamerkan kemampuan dan karya mereka, baik di media sosial maupun di situs web mereka sendiri. Dengan demikian, pertepel telah menjadi sebuah cara untuk membangun reputasi dan memperoleh kesempatan baru. Dalam konteks ini, pertepel bukan hanya sekedar koleksi pekerjaan atau karya, tetapi juga menjadi sebuah alat untuk mencapai kesuksesan.