Arti Kata "perosot" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "perosot" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

perosot

pe·ro·sot n hal turun, meluncur ke bawah;
(me·)me·ro·sot v meluncur ke bawah;
me·me·ro·sot·kan v 1 membuat menjadi meluncur, menurun; 2 ki menjadi jelek, tidak berharga (tt prestasi, nama, kemampuan)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "perosot"

📝 Contoh Penggunaan kata "perosot" dalam Kalimat

1.Siswa itu perosot dari atas ke bawah dengan kecepatan tinggi.
2.Prestasi akademiknya perosot drastis setelah dia bergabung dengan tim basket.
3.Pada hari hujan, air hujan langsung perosot dari genteng ke tanah.
4.Perusahaan itu perosot dari posisi ke-10 menjadi ke-20 dalam daftar perusahaan terbesar.
5.Selama perjalanan, dia perosot dari atas sepeda motor ke tanah dengan keras.

📚 Artikel terkait kata "perosot"

Mengenal Kata 'perosot' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "perosot" - Makna dan Contoh Penggunaan

Kata "perosot" adalah salah satu kata dalam Bahasa Indonesia yang memiliki makna yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Kata ini berasal dari kata dasar "rosot", yang berarti "turun" atau "meluncur ke bawah". Dalam konteks historis, kata "perosot" sering digunakan untuk menggambarkan proses turunnya sesuatu, seperti air yang mengalir ke bawah. Penggunaan Kata "perosot" dalam Konteks Sehari-hari Kata "perosot" dapat digunakan dalam berbagai konteks, seperti menggambarkan turunnya suhu pada musim hujan, atau melihat turunnya nilai saham di bursa saham. Berikut adalah beberapa contoh penggunaan kata "perosot" dalam kalimat yang alami: - "Suhu di musim hujan sering kali perosot menjadi sangat rendah." - "Nilai saham perusahaan tersebut perosot drastis setelah berita buruk keluar." Kata "perosot" juga dapat digunakan dalam konteks yang lebih subjektif, seperti menggambarkan turunnya kualitas suatu produk atau jasa. Berikut adalah contoh penggunaan kata "perosot" dalam kalimat yang alami: - "Kualitas produk tersebut perosot sejak beberapa tahun terakhir." Relevansi Kata "perosot" dalam Kehidupan Sehari-hari Kata "perosot" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks ekonomi dan keuangan. Dalam dunia bisnis, kata "perosot" digunakan untuk menggambarkan turunnya nilai saham atau harga komoditas. Selain itu, kata "perosot" juga digunakan dalam konteks sosial, seperti menggambarkan turunnya kualitas hidup atau prestasi seseorang. Dalam budaya Indonesia modern, kata "perosot" memiliki makna yang lebih luas, mencakup turunnya kualitas hidup, prestasi, atau nama seseorang. Oleh karena itu, sangat penting untuk memahami makna dan penggunaan kata "perosot" dalam konteks sehari-hari.