Arti Kata "permisif" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "permisif" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

permisif

per·mi·sif /pérmisif/ a bersifat terbuka (serba membolehkan; suka mengizinkan): masyarakat kita kini sudah lebih -- thd hal-hal yg dahulu dianggap tabu

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "permisif"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "permisif" dalam Kalimat

1.Masyarakat kita kini sudah lebih permisif thd hal-hal yg dahulu dianggap tabu.
2.Kita harus memahami bahwa lingkungan sekitar semakin permisif terhadap perbedaan individu.
3.Pengadilan yang semakin permisif dalam memberikan hukuman kepada pelaku kejahatan telah menjadi tanda kemajuan.
4.Dalam budaya permisif seperti ini, kita tidak perlu takut untuk mengeksplorasi ide-ide baru.
5.Sekolah yang lebih permisif dalam memberikan kesempatan kepada murid untuk mencari tahu diri sendiri sangat berharga.

πŸ“š Artikel terkait kata "permisif"

Mengenal Kata 'permisif' - Inspirasi dan Motivasi

Permisif: Masyarakat yang Lebih Terbuka dan Suka Mengizinkan

Dalam bahasa Indonesia, kata permisif memiliki arti resmi "perβ€’miβ€’sif /pΓ©rmisif/ a bersifat terbuka (serba membolehkan; suka mengizinkan)". Kata ini sering digunakan untuk menggambarkan perubahan dalam masyarakat kita yang semakin terbuka dan toleran terhadap hal-hal yang sebelumnya dianggap tabu. Permisif dalam konteks ini berarti bahwa masyarakat kita sekarang lebih mudah menerima dan mengizinkan hal-hal yang sebelumnya dianggap tidak pantas atau tidak boleh. Permisif dalam masyarakat kita dapat dilihat dari berbagai aspek kehidupan, seperti perubahan dalam nilai-nilai sosial, perubahan dalam pola pikir, dan perubahan dalam perilaku. Dalam beberapa dekade terakhir, masyarakat kita telah mengalami perubahan signifikan dalam hal ini. Misalnya, sekarang kita lebih mudah menerima keberadaan komunitas LGBTQ+ dan lebih tidak menghakimi mereka. Selain itu, kita juga lebih terbuka dalam menerima dan menghargai perbedaan agama dan kepercayaan. Contoh-contoh penggunaan kata permisif dalam kalimat alami adalah: * Masyarakat kita sekarang lebih permisif dalam menerima keberadaan komunitas minoritas. * Perubahan nilai-nilai sosial dalam masyarakat kita membuat kita lebih permisif dalam menerima perbedaan. * Kita harus menjadi lebih permisif dalam menghadapi perubahan-perubahan yang terjadi di sekitar kita. Dalam kehidupan sehari-hari, kata permisif memiliki relevansi yang signifikan. Masyarakat yang lebih permisif akan lebih mudah berkembang dan maju, karena mereka lebih terbuka dalam menerima dan menghargai perbedaan. Selain itu, masyarakat yang lebih permisif juga akan lebih stabil dan lebih adil, karena mereka tidak lagi menghakimi dan tidak lagi membedakan orang-orang berdasarkan latar belakang dan perbedaan. Dalam budaya Indonesia modern, kata permisif memiliki arti yang sangat penting. Masyarakat kita harus terus berkembang dan menjadi lebih permisif dalam menerima dan menghargai perbedaan. Dengan demikian, kita dapat menciptakan masyarakat yang lebih adil, lebih stabil, dan lebih maju.