Arti Kata "pelumeran" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "pelumeran" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

pelumeran

pe.lu.mer.an proses, cara, perbuatan melelehkan: pelumeran es di kutub telah menaikkan permukaan laut setinggi 70 m

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "pelumeran"

📝 Contoh Penggunaan kata "pelumeran" dalam Kalimat

1.pelumeran es di kutub telah menaikkan permukaan laut setinggi 70 meter.
2.Proses pelumeran logam adalah tahap penting dalam pembuatan komponen mesin.
3.Pada musim panas, air di danau meleleh dengan cepat melalui proses pelumeran.
4.Di laboratorium, pelumeran gel untuk membuat senyawa kimia membutuhkan suhu yang spesifik.
5.pelumeran lemak pada kulit manusia dapat menyebabkan kerusakan jaringan kulit.

📚 Artikel terkait kata "pelumeran"

Mengenal Kata 'pelumeran' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Pelumeran" - Proses Melelehkan yang Terus Berubah

Kata "pelumeran" memiliki makna yang sangat spesifik dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks resmi, pelumeran merujuk pada proses melelehkan suatu bahan, seperti es. Proses ini sering kali dikaitkan dengan perubahan iklim dan cuaca yang ekstrem. Seperti yang terjadi di kutub, pelumeran es telah menyebabkan peningkatan permukaan laut setinggi 70 m. Pelumeran bukan hanya terjadi di kutub, tetapi juga dapat terjadi di tempat lain di bumi. Misalnya, saat musim panas, pelumeran air hujan dapat menyebabkan banjir di beberapa daerah. Sementara itu, pelumeran es di laut dapat menyebabkan perubahan pola pasang surut. Berikut beberapa contoh penggunaan kata pelumeran dalam kalimat yang alami: - Proses pelumeran es di kutub telah menaikkan permukaan laut setinggi 70 m. - Pelumeran air hujan telah menyebabkan banjir di beberapa daerah. - Pelumeran es di laut dapat menyebabkan perubahan pola pasang surut. Dalam kehidupan sehari-hari, pelumeran memiliki dampak yang sangat signifikan. Bagi para ilmuwan, pelumeran es di kutub dapat digunakan sebagai indikator perubahan iklim. Sementara itu, bagi masyarakat, pelumeran dapat menyebabkan kerusakan lingkungan dan bahkan kehilangan sumber daya alam. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami dan mengenal kata "pelumeran" sebagai bagian dari upaya untuk menjaga kelestarian lingkungan.