Arti Kata "osmium" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "osmium" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

osmium

os·mi·um n Kim logam keras, berwarna putih kebiru-biruan; unsur dng nomor atom 76, berlambang Os, dan bobot atom 190,2

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "osmium"

📝 Contoh Penggunaan kata "osmium" dalam Kalimat

1.Logam osmium digunakan dalam pembuatan alat-alat medis yang sangat tajam.
2.Penggunaan osmium dalam industri kimia dapat meningkatkan kecepatan proses produksi.
3.Ilmuwan terus melakukan penelitian tentang sifat-sifat osmium untuk meningkatkan pengetahuan manusia.
4.Saat itu, osmium dianggap sebagai logam langka dan berharga di pasaran.
5.Teknologi baru telah dikembangkan untuk mengolah osmium menjadi bahan yang lebih berguna.

📚 Artikel terkait kata "osmium"

Mengenal Kata 'osmium' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Osmium" - Logam Langka dan Mengagumkan

Kata "osmium" mungkin tidak terdengar familiar bagi banyak orang, tetapi sebenarnya merupakan sebuah logam yang memiliki sifat unik dan menarik. Osmium adalah sebuah logam keras, berwarna putih kebiru-biruan yang memiliki nomor atom 76 dan lambang Os. Dengan bobot atom 190,2, osmium adalah salah satu logam paling berat di dunia. Osmium telah ditemukan sejak abad ke-18, tetapi tidak banyak orang yang mengetahui tentang logam ini. Osmium ditemukan dalam bentuk unsur alami di beberapa lokasi di dunia, termasuk Afrika dan Amerika Selatan. Logam ini memiliki kekerasan yang sangat tinggi, sehingga sangat sulit untuk dibentuk dan digunakan dalam berbagai aplikasi. Osmium bukan hanya logam yang langka, tetapi juga memiliki beberapa sifat unik. Misalnya, osmium memiliki titik leleh yang sangat tinggi, yaitu sekitar 3033 derajat Celsius. Hal ini membuat osmium sangat sulit untuk dibentuk dan digunakan dalam aplikasi yang memerlukan panas tinggi. Selain itu, osmium juga memiliki sifat tahan korosi yang sangat baik, sehingga tidak mudah teroksidasi. Dalam kehidupan sehari-hari, osmium tidak banyak digunakan karena sifatnya yang langka dan sulit dibentuk. Namun, osmium memiliki beberapa aplikasi yang unik, seperti dalam pembuatan bantalan dan komponen lainnya yang memerlukan kekerasan tinggi. Dalam budaya Indonesia modern, osmium tidak banyak dikenal, tetapi logam ini dapat menjadi inspirasi untuk mencari solusi yang inovatif dan unik dalam berbagai aplikasi.