Arti Kata "oklokrasi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "oklokrasi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

oklokrasi

ok·lo·kra·si n pemerintahan yg dipegang oleh kaum awam

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "oklokrasi"

📝 Contoh Penggunaan kata "oklokrasi" dalam Kalimat

1.Dalam sistem oklokrasi, pemerintahan dipilih oleh rakyat untuk mengambil keputusan yang adil.
2.oklokrasi merupakan pemerintahan yang berdasarkan keadilan dan kebebasan bagi rakyat.
3.Pada zaman dahulu, oklokrasi diterapkan sebagai sistem pemerintahan yang demokratis dan adil.
4.oklokrasi memungkinkan rakyat untuk memiliki hak suara dalam pemilihan kepala negara.
5.Dalam teori politik, oklokrasi dipandang sebagai pemerintahan yang ideal dan adil bagi rakyat.

📚 Artikel terkait kata "oklokrasi"

Mengenal Kata 'oklokrasi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Oklokrasi" - Pemerintahan yang Dipimpin oleh Kaum Awam

Makna Umum dan Konteks Historis

Oklokrasi adalah kata yang berasal dari bahasa Yunani, yaitu "ochlos" yang berarti "kerumunan orang banyak" dan "kratos" yang berarti "kekuasaan" atau "pemerintahan". Dalam konteks historis, oklokrasi merupakan bentuk pemerintahan yang dipegang oleh kaum awam dan dipimpin oleh para pemimpin yang dipilih oleh rakyat. Konsep ini telah berkembang di beberapa negara, termasuk Yunani kuno dan Republik Roma, sebagai cara untuk mengurangi kesewenangan pemerintahan dan meningkatkan keterlibatan rakyat dalam proses pengambilan keputusan.

Contoh Penggunaan Kata Oklokrasi

Oklokrasi seringkali dianggap sebagai alternatif dari pemerintahan autoritatif atau oligarki. Dalam konteks modern, oklokrasi dapat diartikan sebagai bentuk pemerintahan yang lebih partisipatif dan inklusif. Misalnya, "Dalam oklokrasi, keputusan-keputusan penting diambil melalui musyawarah dan mufakat, bukan melalui keputusan individu." Atau, "Oklokrasi memungkinkan rakyat untuk memiliki peran aktif dalam pengambilan keputusan, sehingga meningkatkan kepercayaan dan kepuasan mereka terhadap pemerintahan."

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Oklokrasi memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir, muncul kesadaran akan pentingnya memperkuat demokrasi dan meningkatkan keterlibatan rakyat dalam proses pengambilan keputusan. Oklokrasi dapat diartikan sebagai cara untuk mencapai demokrasi yang lebih autentik dan inklusif. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami konsep oklokrasi dan bagaimana cara menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.