Arti Kata "odol" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "odol" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

odol

1odol n tapal gigi; pasta gigi

2odol, meng·o·dol v 1 mengeluarkan biji-bijian dr dl buah; 2 mengolah lebih lanjut (spt membuang biji, mengupas kulit): para petani kapuk tidak dibenarkan - kapuk hasil tanamannya sendiri;
meng·o·dol-o·dol v 1 mengeluarkan seluruh isi dr dl sesuatu, terutama isi perut; 2 menarik benang dr gulungannya secara tidak teratur;
- kapuk mengeluarkan (memisahkan) biji-biji buah kapuk;
odol·an n kapuk dsb yg telah diodol (dibersihkan);
peng·o·dol·an n proses, cara, perbuatan mengodol: orang yg melakukan usaha - kapuk harus memiliki izin usaha

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "odol"

📝 Contoh Penggunaan kata "odol" dalam Kalimat

1.Pengusaha kapuk wajib memiliki izin usaha pengolahan kapuk setelah mengodol.
2.Pengusaha tersebut harus memastikan bahwa proses pengolahan kapuk dilakukan dengan benar.
3.Petani harus memisahkan biji-bijian dari kulit dan batang kapuk untuk mempermudah pengodolan.
4.Kami menggunakan pengolahan kapuk untuk membuat produk yang lebih berkualitas.
5.Proses pengodolan kapuk membutuhkan waktu dan tenaga yang cukup besar.

📚 Artikel terkait kata "odol"

Mengenal Kata 'odol' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "odol" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "odol" memiliki makna yang sangat luas dalam bahasa Indonesia. Secara umum, kata ini digunakan untuk menggambarkan proses pengolahan atau pembersihan biji-bijian dari buah, seperti kapuk atau buah lainnya. Namun, dalam konteks historis, kata "odol" juga terkait dengan praktik pengolahan biji-bijian sebagai sumber bahan pangan. Dalam budaya Indonesia, kata "odol" juga memiliki makna yang lebih simbolis. Contohnya, ketika seseorang memilih biji-bijian dari buah, mereka melakukan proses **pengodolan** yang kompleks. Mereka harus teliti dan sabar untuk memisahkan biji-bijian yang berkualitas dari yang tidak. Proses ini dapat diibaratkan sebagai **mengodol** kehidupan, di mana kita harus menghadapi tantangan dan kesulitan untuk mencapai tujuan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "odol" juga memiliki makna yang relevan. Contohnya, ketika kita membeli biji-bijian di pasar, kita harus memperhatikan label **odolan** yang menunjukkan bahwa biji-bijian tersebut telah diolah dengan baik. Ini berarti bahwa kita telah melakukan **pengodolan** yang efektif dalam memilih biji-bijian yang berkualitas. Dengan demikian, kita dapat meningkatkan kualitas hidup dan meningkatkan kemampuan kita dalam menghadapi tantangan. Dalam budaya Indonesia modern, kata "odol" juga memiliki makna yang lebih luas. Contohnya, ketika kita menghadapi perubahan besar dalam kehidupan, kita dapat mengibaratkan proses tersebut sebagai **pengodolan** yang kompleks. Kita harus menghadapi tantangan dan kesulitan untuk mencapai tujuan. Namun, dengan sabar dan teliti, kita dapat menghadapi perubahan tersebut dan mencapai tujuan kita. Dengan demikian, kita dapat meningkatkan kualitas hidup dan meningkatkan kemampuan kita dalam menghadapi tantangan.