Arti Kata "obduksi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "obduksi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

obduksi

ob·duk·si n pemeriksaan mayat untuk kepentingan pengadilan dng tujuan mengetahui sebab kematiannya; bedah mayat; autopsi

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "obduksi"

📝 Contoh Penggunaan kata "obduksi" dalam Kalimat

1.Pemerintah memutuskan untuk melakukan obduksi terhadap korban kecelakaan lalu lintas untuk memastikan penyebab kematiannya.
2.Pengadilan menetapkan bahwa dokter harus melakukan obduksi untuk mengetahui sebab kematian korban pembunuhan.
3.Ilmu pengetahuan tentang anatomi manusia diperoleh dari hasil obduksi pada makhluk hidup yang sudah meninggal.
4.Karena tidak ada bukti kuat, polisi memutuskan untuk tidak melakukan obduksi pada korban untuk menghindari kerusakan otak.
5.Dalam novel karya penulis terkenal, obduksi yang dilakukan pada mayat korban pembunuhan mengejutkan pembaca dengan kebenarannya.

📚 Artikel terkait kata "obduksi"

Mengenal Kata 'obduksi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "obduksi" - Pemeriksaan Mayat untuk Kepentingan Pengadilan

Sejarah dan Makna Umum

Obduksi adalah kata yang memiliki makna resmi dalam bahasa Indonesia, yaitu pemeriksaan mayat untuk kepentingan pengadilan dengan tujuan mengetahui sebab kematiannya. Kata ini memiliki sejarah yang panjang dan kompleks, terutama dalam konteks hukum dan medis. Dalam bahasa Inggris, kata ini berasal dari bahasa Latin "autopsia", yang berarti "pemeriksaan sendiri". Obduksi telah menjadi bagian penting dalam sistem hukum Indonesia dan digunakan untuk menentukan penyebab kematian seseorang.

Contoh Penggunaan Kata Obduksi

Kata obduksi sering digunakan dalam konteks hukum dan medis. Contoh penggunaan kata obduksi dapat dilihat dalam kalimat berikut: * "Pemeriksaan obduksi dilakukan untuk mengetahui penyebab kematian korban kecelakaan." Dalam kalimat ini, kata obduksi digunakan untuk menunjukkan proses pemeriksaan mayat untuk menentukan penyebab kematian. * "Ahli forensik melakukan obduksi pada mayat untuk menemukan bukti kejahatan." Dalam kalimat ini, kata obduksi digunakan untuk menunjukkan proses pemeriksaan mayat untuk menemukan bukti kejahatan. * "Obduksi dilakukan untuk memastikan bahwa kematian disebabkan oleh penyakit atau kecelakaan." Dalam kalimat ini, kata obduksi digunakan untuk menunjukkan proses pemeriksaan mayat untuk memastikan penyebab kematian.

Relevansi Obduksi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Obduksi memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks hukum dan medis. Dalam beberapa kasus, obduksi dapat digunakan untuk menentukan penyebab kematian seseorang dan membantu kepolisian dalam menyelesaikan kasus. Selain itu, obduksi juga dapat digunakan untuk memastikan bahwa kematian disebabkan oleh penyakit atau kecelakaan, bukan oleh kejahatan. Oleh karena itu, kata obduksi memiliki peran penting dalam sistem hukum dan medis Indonesia.