Arti Kata "nyaris" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "nyaris" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

nyaris

nya·ris adv hampir saja terjadi (terutama tt sesuatu yg membahayakan): gedung SMU -- terbakar

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "nyaris"

📝 Contoh Penggunaan kata "nyaris" dalam Kalimat

1.Sangat nyaris tidak ada lagi air di sumur itu, membuat kami harus mencari sumber air lain.
2.Pada malam itu, kami nyaris tidak bisa menemukan jalan pulang karena hujan deras.
3.Dia nyaris terjatuh dari tangga saat berlari ke arah pintu.
4.Kami nyaris tidak bisa menyelesaikan proyek tersebut karena ada beberapa kesalahan teknis.
5.Pada saat itu, nyaris tidak ada lagi sisa-sisa kehidupan di bumi yang telah terkena dampak ledakan besar.

📚 Artikel terkait kata "nyaris"

Mengenal Kata 'nyaris' - Inspirasi dan Motivasi

Kata "Nyaris" dalam Bahasa Indonesia: Mengungkapkan Kondisi Hampir Sudah Terjadi

Kata "nyaris" memiliki makna yang sangat penting dalam bahasa Indonesia. Dalam arti resmi, "nyaris" digunakan untuk mengungkapkan kondisi hampir saja terjadi, terutama terhadap sesuatu yang membahayakan. Sejarah kata ini tidak terlalu jelas, namun dapat ditebak bahwa kata "nyaris" mungkin berasal dari bahasa Belanda "nabij", yang memiliki arti "hampir" atau "dekat". Dalam kehidupan sehari-hari, kata "nyaris" sering digunakan untuk mengungkapkan kondisi yang hampir saja terjadi. Misalnya, "Anak itu nyaris jatuh dari taman" atau "Mobilnya nyaris terlibat dalam kecelakaan". Dalam kalimat-kalimat ini, kata "nyaris" digunakan untuk mengungkapkan bahwa kondisi tersebut hampir saja terjadi, namun tidak terjadi secara nyata. Kata "nyaris" juga memiliki relevansi yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia modern, kata "nyaris" sering digunakan untuk mengungkapkan kondisi yang hampir saja terjadi. Misalnya, "Saya nyaris tidak tiba di waktu yang ditentukan" atau "Kita nyaris tidak bisa menyelesaikan proyek ini". Dalam kalimat-kalimat ini, kata "nyaris" digunakan untuk mengungkapkan bahwa kondisi tersebut hampir saja terjadi, namun tidak terjadi secara nyata.

Penggunaan Kata "Nyaris" dalam Kalimat yang Alami

- Anak itu nyaris jatuh dari taman karena tidak bisa menahan diri. - Mobilnya nyaris terlibat dalam kecelakaan karena melintas di jalan yang berlubang. - Saya nyaris tidak tiba di waktu yang ditentukan karena terjadi keadaan darurat.

Relevansi Kata "Nyaris" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "nyaris" memiliki relevansi yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia modern, kata "nyaris" sering digunakan untuk mengungkapkan kondisi yang hampir saja terjadi. Dengan menggunakan kata "nyaris", kita dapat mengungkapkan kondisi yang hampir saja terjadi, namun tidak terjadi secara nyata.