Arti Kata "naik saksi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "naik saksi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

naik saksi

menjadi saksi dalam suatu perkara atau peristiwa

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "naik saksi"

📝 Contoh Penggunaan kata "naik saksi" dalam Kalimat

1.Dalam sidang pengadilan, dia diwajibkan naik saksi untuk memberikan keterangan tentang kejadian tersebut.
2.Pada acara pernikahan keluarga, dia naik saksi untuk menyaksikan pernikahan adiknya.
3.Dia harus naik saksi di pengadilan untuk membuktikan kebenaran dari ceritanya.
4.Pada kelas hukum, dosen meminta siswa naik saksi untuk mempresentasikan hasil penelitian mereka.
5.Dia naik saksi sebagai saksi telusur dalam kasus kejahatan yang terjadi di kota itu.

📚 Artikel terkait kata "naik saksi"

Mengenal Kata 'naik saksi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Naik Saksi" - Pentingnya Membangun Reputasi Saksi

Dalam bahasa Indonesia, **naik saksi** memiliki makna yang sangat penting dalam konteks hukum dan keadilan. Kata ini berasal dari istilah "menjadi saksi" dalam suatu perkara atau peristiwa, yang melibatkan individu yang memberikan kesaksian atau penjelasan tentang suatu kejadian atau kasus. Sejarahnya, **naik saksi** telah menjadi bagian penting dalam sistem peradilan di Indonesia, karena saksi dianggap sebagai sumber informasi yang paling objektif dalam menentukan kebenaran. **Naik saksi** dalam pengadilan umumnya dilakukan oleh individu yang memiliki pengetahuan atau pengalaman langsung tentang suatu peristiwa. Mereka diharapkan dapat memberikan kesaksian yang akurat dan objektif, sehingga dapat membantu mengungkapkan kebenaran dan menemukan keadilan. Dalam beberapa kasus, **naik saksi** juga bisa dilakukan oleh ahli atau pakar yang memiliki pengetahuan khusus tentang suatu bidang. Contoh-contoh penggunaan **naik saksi** dalam kalimat yang alami adalah sebagai berikut: "Dia menjadi **naik saksi** dalam kasus pembuatan uang palsu," atau "Dia menjadi **naik saksi** pada persidangan korupsi." Dalam kedua contoh tersebut, kata **naik saksi** digunakan untuk menjelaskan peran individu sebagai saksi pada suatu perkara atau peristiwa. **Naik saksi** juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia. Dalam masyarakat, **naik saksi** seringkali dilakukan dalam bentuk kesaksian atau laporan dari individu yang melihat atau mengalami suatu peristiwa. Dalam beberapa kasus, **naik saksi** juga bisa dilakukan oleh individu yang memiliki pengetahuan atau pengalaman khusus tentang suatu bidang. Contohnya, seorang dokter bisa menjadi **naik saksi** dalam kasus kecelakaan lalu lintas untuk memberikan kesaksian tentang kondisi korban.