Arti Kata "mulur" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "mulur" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

mulur

mu·lur, me·mu·lur v 1 menjadi panjang; dapat menjadi panjang; 2 ki dapat ditunda; diperpanjang (tt waktu): siapa tahu waktunya masih dapat -- sedikit; 3 mempunyai toleransi; tidak keras kepala

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "mulur"

📝 Contoh Penggunaan kata "mulur" dalam Kalimat

1.Waktu pendaftaran masih dapat diperpanjang sampai 10 Januari besok.
2.Dia sangat mulur dalam menerima kritik dan saran dari teman-temannya.
3.Karena pekerjaan yang padat, saya harus memperpanjang waktu pelaksanaan proyek.
4.Dia dapat menunda keputusannya sampai besok pagi.
5.Saya sangat berterima kasih atas kesediaanmu untuk membelikan saya makanan.

📚 Artikel terkait kata "mulur"

Mengenal Kata 'mulur' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "mulur" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "mulur" memiliki makna yang luas dalam bahasa Indonesia. Secara etimologis, kata ini berasal dari bahasa Sunda, yang berarti "memanjang" atau "dapat menjadi panjang". Dalam konteks historis, kata mulur sering digunakan dalam konteks waktu, seperti "waktunya masih dapat dirubah" atau "kesempatan masih dapat diperpanjang". Dalam kehidupan sehari-hari, kata mulur sering digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, "Dia masih dapat **mulur** waktu untuk mengikuti pertandingan". Ini berarti bahwa dia masih memiliki kesempatan untuk mengubah rencananya dan mengikuti pertandingan. Atau, "Dia memiliki **toleransi** yang **mulur** dalam menghadapi kesalahan orang lain". Ini berarti bahwa dia memiliki kemampuan untuk memaafkan kesalahan orang lain dan tidak mudah marah. Dalam budaya Indonesia modern, kata mulur memiliki makna yang lebih luas lagi. Dalam konteks sosial, kata mulur dapat berarti kemampuan untuk menghadapi perubahan dan tidak terlalu keras kepala. Dalam konteks ekonomi, kata mulur dapat berarti kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan kondisi pasar yang selalu berubah. Dengan demikian, kata mulur menjadi salah satu kata yang paling penting dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia.