Arti Kata "minder" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "minder" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

minder

min·der a cak rendah diri: para pemain jangan merasa -- menghadapi kesebelasan lawan yg kuat

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "minder"

📝 Contoh Penggunaan kata "minder" dalam Kalimat

1.Pemain tersebut terlalu minder karena menganggap lawannya lebih kuat.
2.Sebagai atlet profesional, kamu tidak boleh terlalu minder menghadapi lawan yang lebih berpengalaman.
3.Dia terlalu minder untuk menolak tawaran itu, padahal dia sangat berpotensi.
4.Pada awalnya, dia merasa minder karena tidak pernah berbicara di depan umum sebelumnya.
5.Kepada putranya yang minder karena takut gagal, ayahnya berkata, "Jangan takut gagal, karena itu adalah langkah pertama menuju kesuksesan."

📚 Artikel terkait kata "minder"

Mengenal Kata 'minder' - Inspirasi dan Motivasi

Minder dalam Bahasa Indonesia: Menghadapi Kekuatan dengan Rasa Hormat

Kata minder memiliki makna yang sangat penting dalam bahasa Indonesia. Istilah ini mengacu pada rasa rendah diri yang sangat kuat, sehingga membuat seseorang merasa tidak mampu menghadapi tantangan atau lawan yang lebih kuat. Dalam konteks sosial, minder seringkali terlihat pada individu yang merasa tidak percaya diri dan sulit untuk menentukan diri mereka sendiri. Dalam kehidupan sehari-hari, minder dapat menjadi hambatan yang besar. Oleh karena itu, perlu untuk menghindari rasa minder dan selalu berusaha untuk meningkatkan kepercayaan diri. Dengan demikian, kita dapat menghadapi tantangan dengan lebih percaya diri dan tidak akan mudah menyerah. Berikut adalah beberapa contoh penggunaan kata minder dalam kalimat yang alami: * "Dia merasa minder menghadapi rekan kerja yang lebih berpengalaman." * "Ia tidak ingin menjadi minder di depan teman-temannya." * "Kita harus menghindari rasa minder dan selalu berusaha untuk meningkatkan kemampuan kita." Kata minder juga relevan dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia. Dalam budaya Indonesia, rasa minder seringkali dianggap sebagai kelemahan yang tidak perlu ditunjukkan. Oleh karena itu, perlu untuk menghindari rasa minder dan selalu berusaha untuk meningkatkan kepercayaan diri. Dengan demikian, kita dapat menghadapi tantangan dengan lebih percaya diri dan tidak akan mudah menyerah.