Arti Kata "mengupahkan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "mengupahkan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

mengupahkan

meng.u.pah.kan Verba (kata kerja) menyuruh orang mengerjakan sesuatu dengan diberi upah: ia mengupahkan penjahitan bajunya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "mengupahkan"

📝 Contoh Penggunaan kata "mengupahkan" dalam Kalimat

1.Dia mengupahkan pekerjaan membersihkan ruangan kepada pelayan.
2.Perusahaan tersebut mengupahkan proyek pembangunan gedung ke perusahaan kontraktor.
3.Bapak mengupahkan pekerjaan menanam tanaman ke anaknya sendiri.
4.Pemerintah mengupahkan pembangunan jalan raya ke beberapa perusahaan konstruksi.
5.Banyak orang mengupahkan pekerjaan bekerja sebagai seorang guru ke orang-orang yang memiliki kemampuan mengajar.

📚 Artikel terkait kata "mengupahkan"

Mengenal Kata 'mengupahkan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "mengupahkan" - Inspirasi dan Motivasi

Sejarah dan Makna Konteks

Kata "mengupahkan" memiliki makna yang unik dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks historis, kata ini berasal dari kata "upah", yang berarti gaji atau pembayaran untuk pekerjaan tertentu. Dalam arti resmi, kata "mengupahkan" berarti menyuruh orang mengerjakan sesuatu dengan diberi upah. Dalam konteks sosial, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan hubungan antara majikan dan karyawan.

Contoh Penggunaan

Kata "mengupahkan" sering digunakan dalam kalimat yang alami. Contohnya, "Ia mengupahkan pekerjaan rumah tangganya kepada pembantu," atau "Saya mengupahkan pekerjaan di toko kepada sahabat saya." Dalam konteks ini, kata "mengupahkan" berarti meminta seseorang untuk mengerjakan pekerjaan tertentu dengan diberi upah. Contoh lainnya, "Pemilik warung makan mengupahkan pekerjaan kebersihan warung kepada seorang pekerja yang baru."

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "mengupahkan" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan hubungan antara majikan dan karyawan. Selain itu, kata ini juga sering digunakan dalam konteks bisnis, seperti ketika perusahaan mengupahkan pekerjaan tertentu kepada kontraktor. Dengan demikian, kata "mengupahkan" memiliki peran yang penting dalam memahami konteks sosial dan bisnis di Indonesia.