Arti Kata "mengetuk kawat" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "mengetuk kawat" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

mengetuk kawat

me.nge.tuk kawat mengirimkan telegram

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "mengetuk kawat"

📝 Contoh Penggunaan kata "mengetuk kawat" dalam Kalimat

1.Penduduk desa mengetuk kawat untuk mengabarkan tentang hujan badai yang akan datang.
2.Pada tahun 90-an, seseorang perlu mengetuk kawat untuk mengirimkan telegram ke keluarga mereka.
3.Dalam cerita rakyat, sang pangeran mengetuk kawat untuk memanggil prajurit untuk melindungi kerajaannya.
4.Pada saat itu, mengetuk kawat adalah cara yang paling cepat untuk menghubungi seseorang yang tinggal jauh.
5.Di era digital, mengetuk kawat sudah tidak digunakan lagi, digantikan oleh media komunikasi modern.

📚 Artikel terkait kata "mengetuk kawat"

Mengenal Kata 'mengetuk kawat' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "mengetuk kawat" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "mengetuk kawat" dalam Konteks Sejarah

Kata "mengetuk kawat" memiliki makna yang unik dalam bahasa Indonesia. Dalam arti resmi, "mengetuk kawat" berarti **mengirimkan telegram**. Kata ini berasal dari era awal komunikasi, ketika telegram menjadi salah satu cara utama untuk berkomunikasi jarak jauh. Pada saat itu, orang-orang menggunakan kawat untuk mengirimkan pesan yang ditulis dengan tinta. Dengan menggetuk kawat, telegram dapat dikirimkan ke tujuan yang diinginkan.

Contoh Penggunaan Kata "mengetuk kawat" dalam Kalimat

Kata "mengetuk kawat" masih sering digunakan dalam konteks komunikasi yang sederhana. Contoh penggunaan kata ini dapat dilihat dalam kalimat berikut: "Saya akan **mengetuk kawat** ke teman saya untuk meminta bantuan." dalam kalimat ini, mengirimkan telegram merupakan cara yang efektif untuk berkomunikasi dengan orang lain, terutama jika jarak yang ditempuh cukup jauh. "Teman saya akan **mengetuk kawat** ke saya untuk menginformasikan tentang acara penting." Dalam contoh ini, mengirimkan telegram digunakan sebagai cara untuk menginformasikan tentang suatu acara.

Relevansi Kata "mengetuk kawat" dalam Kehidupan Sehari-hari

Meskipun teknologi komunikasi telah berkembang pesat, kata "mengetuk kawat" masih relevan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam banyak kasus, mengirimkan telegram masih menjadi cara yang efektif untuk berkomunikasi dengan orang lain, terutama dalam situasi darurat atau ketika waktu adalah faktor penting. Selain itu, kata ini juga dapat digunakan sebagai simbol untuk mengingatkan orang lain tentang pentingnya komunikasi yang efektif.