Arti Kata "mengambil jalan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "mengambil jalan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

mengambil jalan

meng.am.bil jalan menempuh jalan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "mengambil jalan"

📝 Contoh Penggunaan kata "mengambil jalan" dalam Kalimat

1.Pengawal mengambil jalan untuk memastikan keamanan utusan.
2.Saya akan mengambil jalan melalui hutan untuk mencapai desa terpencil.
3.Mahasiswa mengambil jalan yang lebih pendek untuk menghemat waktu.
4.Karyawan mengambil jalan yang lebih aman untuk menghindari kemacetan.
5.Pelari maraton mengambil jalan yang lebih menantang untuk meningkatkan performa.

📚 Artikel terkait kata "mengambil jalan"

Mengenal Kata 'mengambil jalan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Mengambil Jalan" - Inspirasi dan Motivasi

Mengambil jalan, dalam arti resmi, berarti mengambil atau menempuh jalan tertentu. Istilah ini telah digunakan dalam bahasa Indonesia sejak zaman kolonial Belanda, ketika kata "mengambil" diambil dari bahasa Belanda "nememen", yang berarti "mengambil" atau "menangkan". Namun, dalam konteks sosial dan budaya Indonesia, "mengambil jalan" memiliki makna yang lebih luas. Artinya bukan hanya tentang menempuh jalan tertentu, tetapi juga tentang memilih dan mengambil keputusan dalam hidup. Dalam budaya Indonesia, "mengambil jalan" seringkali digunakan untuk menggambarkan proses pengambilan keputusan yang sulit atau berisiko.

Contoh Penggunaan Kata "Mengambil Jalan"

* "Dia harus mengambil jalan yang sulit untuk mencapai tujuannya." * "Setelah berpikir matang, dia mengambil jalan yang benar untuk meninggalkan pekerjaannya." * "Dia harus mengambil jalan yang berbeda untuk mengejar mimpi menjadi seorang pianis."

Mengambil Jalan dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam kehidupan sehari-hari, "mengambil jalan" seringkali digunakan untuk menggambarkan proses pengambilan keputusan yang sulit atau berisiko. Misalnya, ketika seseorang harus memilih antara menempuh karir yang stabil atau mengambil risiko untuk memulai bisnis sendiri. Dalam budaya Indonesia, "mengambil jalan" seringkali dianggap sebagai tanda keberanian dan keputusan yang tepat. Dalam konteks modern, "mengambil jalan" juga digunakan untuk menggambarkan proses pengambilan keputusan yang tidak hanya berdasarkan logika, tetapi juga emosi dan intuisi. Dengan demikian, "mengambil jalan" menjadi simbol dari keputusan yang tepat dan keberanian yang dibutuhkan dalam menghadapi tantangan hidup.