Arti Kata "memfanatiki" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "memfanatiki" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

memfanatiki

mem.fa.na.tiki meyakini (ajaran, kepercayaan, dan sebagainya) dengan teramat kuat: segelintir orang cenderung mendukung, membela, dan memfanatiki ajaran sesat yang dibawa oleh pendatang baru itu

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "memfanatiki"

📝 Contoh Penggunaan kata "memfanatiki" dalam Kalimat

1.Dia memfanatiki Islam dan selalu membacakan ayat-ayat suci Al-Quran di masjid.
2.Pendukungnya sangat memfanatiki slogan "Bersatu, Berdaya" dan selalu mengungkapinya dalam setiap pertandingan sepak bola.
3.Saya tidak bisa memfanatiki ide tersebut karena saya rasa itu tidak adil bagi semua pihak.
4.Dalam bukunya, penulis memfanatiki teori evolusi Charles Darwin dan menjelaskannya dengan sangat detail.
5.Saya melihat bahwa anak-anak muda di daerah tersebut memfanatiki sepak bola dan tidak pernah melewatkan pertandingan penting.

📚 Artikel terkait kata "memfanatiki"

Mengenal Kata 'memfanatiki' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "memfanatiki" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "memfanatiki" memiliki makna yang sangat kuat dalam Bahasa Indonesia. Dalam konteks sejarah dan sosial, kata ini digunakan untuk menggambarkan sikap seseorang yang sangat yakin dan meyakini suatu ajaran, kepercayaan, atau ideologi dengan sangat kuat. Mereka tidak ragu-ragu untuk mendukung, membela, dan bahkan memfanatiki ajaran tersebut, tanpa mempertimbangkan kritik atau pertentangan dari orang lain. Contoh penggunaan kata "memfanatiki" dapat dilihat dalam kalimat-kalimat berikut: - "Segelintir orang cenderung memfanatiki ajaran sesat yang dibawa oleh pendatang baru itu." - "Dia sangat memfanatiki ideologi sosialis dan tidak ragu-ragu untuk mempromosikannya kepada orang lain." Dalam kehidupan sehari-hari, kata "memfanatiki" sangat relevan dalam berbagai konteks. Misalnya, dalam dunia politik, seseorang dapat memfanatiki partai atau program yang mereka dukung. Dalam bidang agama, seseorang dapat memfanatiki ajaran kitab suci dan tidak ragu-ragu untuk membagikannya kepada orang lain. Bahkan dalam bidang hobi, seseorang dapat memfanatiki suatu hobi dan tidak ragu-ragu untuk mempromosikannya kepada orang lain. Dalam budaya Indonesia modern, kata "memfanatiki" memiliki makna yang sangat kuat dalam menggambarkan sikap seseorang yang sangat yakin dan meyakini suatu hal. Mereka tidak ragu-ragu untuk memfanatiki ajaran, kepercayaan, atau ideologi yang mereka pegang, bahkan jika itu berbeda dengan pendapat orang lain. Dengan demikian, kata "memfanatiki" menjadi sangat relevan dalam menggambarkan sikap seseorang yang sangat yakin dan tidak ragu-ragu dalam menghadapi tantangan dan kritik dari orang lain.