Arti Kata "maulai" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "maulai" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

maulai

mau·lai n tuan hamba; tuanku

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "maulai"

📝 Contoh Penggunaan kata "maulai" dalam Kalimat

1.Dalam kesempatan ini, saya akan memberikan contoh kalimat menggunakan kata "maulai".
2.- Pada hari itu, raja maulai perayaan untuk memperingati hari kemenangan yang bersejarah.
3.- Dalam kehidupan sehari-hari, seorang ibu maulai menjahit pakaian untuk anaknya.
4.- Menurut sejarah, pemerintah maulai proyek pembangunan jalan raya untuk meningkatkan infrastruktur.
5.- Dalam konteks pendidikan, guru maulai diskusi tentang tema yang sedang dibahas.

📚 Artikel terkait kata "maulai"

Mengenal Kata 'maulai' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Maulai" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "maulai" adalah salah satu kata yang memiliki makna khusus dalam bahasa Indonesia. Dalam arti resmi, maulai berarti "mau'lai n tuan hamba; tuanku", yang menunjukkan hubungan antara tuan dan hambanya. Kata ini memiliki asal-usul dari bahasa Melayu Klasik, yang digunakan dalam komunikasi antara bangsawan dan rakyat. Kata maulai memiliki makna yang lebih luas dalam konteks sosial dan budaya Indonesia. Dalam sejarah, kata ini digunakan untuk menggambarkan hubungan antara penguasa dan rakyat, yang menunjukkan adab dan hormat. Dalam kehidupan sehari-hari, kata ini masih digunakan dalam komunikasi formal dan informal, terutama dalam konteks ketua dan anggota organisasi, guru dan murid, atau bahkan antar teman. Maulai dalam kalimat yang alami dapat seperti ini: "Tuan hamba, saya akan maulai pekerjaan ini sekarang," atau "Saya akan maulai berbicara dengan tuanku sekarang juga." Dalam kedua contoh kalimat tersebut, kata maulai digunakan untuk menunjukkan hormat dan kepatuhan terhadap tuan atau penguasa. Dalam kehidupan sehari-hari, kata maulai masih relevan dalam berbagai konteks. Dalam budaya Indonesia modern, kata ini digunakan untuk menggambarkan hubungan antara atasan dan bawahan, atau bahkan antar teman. Dalam konteks motivasi dan inspirasi, kata maulai dapat digunakan untuk menggambarkan keputusan untuk melakukan sesuatu dengan penuh semangat dan motivasi. Dengan demikian, kata maulai memiliki makna yang luas dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks sejarah, sosial, dan budaya, kata ini digunakan untuk menggambarkan hubungan antara tuan dan hambanya, serta untuk menunjukkan hormat dan kepatuhan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata maulai masih relevan dalam berbagai konteks, terutama dalam konteks motivasi dan inspirasi.