Arti Kata "luhung" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "luhung" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

luhung

lu·hung Jw a luhur: Mangkunegara IV menulis Serat Wedatama dng maksud agar orang dapat menghayati ilmu --

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "luhung"

📝 Contoh Penggunaan kata "luhung" dalam Kalimat

1.Warga desa tersebut harus berlalu lalang di tengah hutan untuk mencari air minum karena sumber air di kota telah kering.
2.Ia menghampiri temannya yang duduk di atas tikar dan mulai membacakan puisi yang berjudul "luhung Malam".
3.Pada acara wisuda, mahasiswanya berbaris rapi sambil mengenakan pakaian adat yang berluhung di badan mereka.
4.Dalam tradisi adat istiadat setempat, para pria harus berlaku hormat kepada wanita dengan memberikan luasnya siku kiri di hadapannya.
5.Mereka berdua berjalan melalui hutan dengan hati-hati agar tidak terjebak di tengah semak belukar yang sangat rapat.

📚 Artikel terkait kata "luhung"

Mengenal Kata 'luhung' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Luhung" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "luhung" memiliki makna yang unik dan menarik dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks historis, kata ini digunakan oleh Mangkunegara IV dalam karya sastra, Serat Wedatama, sebagai salah satu konsep penting dalam meningkatkan spiritualitas dan motivasi. Dalam makna umum, kata "luhung" berarti keadaan yang lebih tinggi, lebih baik, atau lebih maju. Dalam konteks ini, kata ini dapat digunakan untuk menggambarkan keadaan mental, emosi, atau spiritual yang lebih harmonis dan stabil. Contoh Penggunaan Kata Luhung dalam Kalimat Kata "luhung" dapat digunakan dalam kalimat yang alami untuk menggambarkan keadaan yang lebih baik. Misalnya, "Setelah melakukan meditasi, aku merasa lebih tenang dan memiliki luhung dalam hidupku." Dalam contoh ini, kata "luhung" digunakan untuk menggambarkan keadaan mental yang lebih tenang dan stabil. Contoh lainnya adalah, "Kegiatan olahraga dapat membantu meningkatkan luhung dalam tubuh dan meningkatkan kesehatan." Dalam contoh ini, kata "luhung" digunakan untuk menggambarkan keadaan fisik yang lebih sehat dan kuat. Relevansi Kata Luhung dalam Kehidupan Sehari-Hari Kata "luhung" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks budaya Indonesia modern. Dalam banyak kesempatan, kata "luhung" digunakan untuk menggambarkan keadaan yang lebih baik atau lebih maju. Misalnya, "Kami berharap proyek ini dapat mencapai luhung dan membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat." Dalam contoh ini, kata "luhung" digunakan untuk menggambarkan keadaan yang lebih baik dan lebih maju dalam konteks ekonomi dan sosial. Dengan demikian, kata "luhung" dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi banyak orang untuk meningkatkan kualitas hidup dan mencapai keadaan yang lebih baik.