Arti Kata "lowong" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "lowong" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

lowong

lo·wong a terluang (tt jabatan, pekerjaan, dsb): semua jabatan terisi, tidak ada yg --;
me·lo·wong·kan v mengosongkan (jabatan, pekerjaan, dsb);
lo·wong·an n pekerjaan (jabatan) yg terluang: tidak ada ~

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "lowong"

📝 Contoh Penggunaan kata "lowong" dalam Kalimat

1.Pemerintah telah mengumumkan bahwa semua posisi di kementerian ini telah terisi dan tidak ada lowong.
2.Karena tidak ada lowong di kantor, banyak pekerjaan yang harus ditunda hingga keesokan harinya.
3.Pengajian tentang struktur organisasi di perusahaan tersebut membahas tentang pengelolaan lowong yang efektif.
4.Sebagai mahasiswa, dia sangat bersemangat untuk mencari lowong sebagai magang di perusahaan ternama.
5.Pada masa lalu, banyak lowong di lapangan kerja, sehingga banyak orang yang mencari pekerjaan di luar negeri.

📚 Artikel terkait kata "lowong"

Mengenal Kata 'lowong' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Lowong" - Makna dan Konteksnya dalam Bahasa Indonesia

Kata "lowong" memiliki makna yang luas dalam bahasa Indonesia. Secara umum, "lowong" digunakan untuk menggambarkan kondisi ketika suatu jabatan, pekerjaan, atau posisi lainnya tidak terisi atau kosong. Dalam konteks historis, kata ini mungkin digunakan untuk menggambarkan situasi ketika seseorang meninggalkan jabatannya atau pekerjaannya tanpa digantikan oleh orang lain. Dalam konteks sosial, kata "lowong" juga dapat digunakan untuk menggambarkan kondisi ketika seseorang tidak memiliki pekerjaan atau tidak memiliki posisi yang signifikan dalam masyarakat. Dalam beberapa kasus, kata ini dapat digunakan dalam konteks yang lebih luas, seperti ketika suatu organisasi atau lembaga tidak memiliki sumber daya yang cukup untuk melakukan tugas-tugasnya.

Contoh Penggunaan Kata "Lowong" dalam Kalimat yang Alami

Berikut beberapa contoh penggunaan kata "lowong" dalam kalimat yang alami: * Jabatan direktur perusahaan tersebut masih lowong hingga saat ini. * Setelah pekerjaan itu lowong, saya mencari pekerjaan lain yang lebih menjanjikan. * Kantor kami masih mencari calon pegawai baru untuk mengisi posisi yang lowong.

Kata "Lowong" dalam Kehidupan Sehari-Hari dan Budaya Indonesia Modern

Dalam kehidupan sehari-hari, kata "lowong" dapat digunakan dalam berbagai konteks, seperti ketika seseorang mencari pekerjaan atau ketika suatu organisasi mencari calon pegawai baru. Dalam budaya Indonesia modern, kata ini juga dapat digunakan untuk menggambarkan kondisi ketika suatu komunitas atau masyarakat tidak memiliki sumber daya yang cukup untuk melakukan tugas-tugasnya. Oleh karena itu, penting untuk memahami makna dan konteks kata "lowong" dalam bahasa Indonesia untuk dapat menggunakan kata ini dengan tepat dan efektif.