Arti Kata "lindak" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "lindak" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

lindak

lin·dak, ber·lin·dak-lin·dak Mk a bertimbun-timbun (tt harta dsb); berlimbak-limbak

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "lindak"

📝 Contoh Penggunaan kata "lindak" dalam Kalimat

1.Pendapatan pegawai negeri semakin lindak setiap tahunnya.
2.Kita harus berhati-hati agar tidak menjadi korban kekayaan yang berlindak di masyarakat.
3.Kota itu menjadi kaya dan berlindak-lindak karena adanya bisnis besar yang berdiri di sana.
4.Kekayaan keluarga itu berlindak-lindak dan menguasai banyak perusahaan di Indonesia.
5.Pemerintah harus menegakkan hukum untuk menghentikan kekayaan yang berlindak dan tidak adil.

📚 Artikel terkait kata "lindak"

Mengenal Kata 'lindak' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Lindak" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "lindak" memiliki makna umum sebagai bentuk sederhana dari kata "berlimbuk" atau "bertimbun". Dalam konteks historis dan sosial, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang berkumpul atau berakumulasi dengan cepat, seperti harta, uang, atau bahkan kesibukan. Fungsinya sebagai kata kerja yang menunjukkan proses atau kondisi tertentu. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "lindak" sering digunakan dalam kalimat yang alami. Misalnya, "Harta peninggalan nenekku mulai lindak setelah saya menemukan catatan penting di dalam almari." atau "Kerjaan di kantor mulai lindak ketika deadline sudah dekat dan kita harus bekerja lebih keras." Pada contoh-contoh di atas, kata "lindak" digunakan untuk menunjukkan proses berkumpul atau berakumulasi dari sesuatu yang tadinya tidak terlihat. Kata "lindak" juga memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia modern. Dalam beberapa kasus, kata ini digunakan untuk menggambarkan kondisi atau proses yang tidak diinginkan, seperti kerumunan orang yang lindak di jalan atau kerjaan yang lindak karena keterlambatan. Namun, dalam beberapa konteks lain, kata ini juga digunakan untuk menggambarkan kondisi yang positif, seperti harta yang lindak karena investasi yang berhasil atau kesibukan yang lindak karena kegiatan yang menyenangkan.