Arti Kata "lempuh" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "lempuh" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

lempuh

lem·puh, me·lem·puh v bengkak krn terbakar (kena air panas dsb); lepuh

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "lempuh"

📝 Contoh Penggunaan kata "lempuh" dalam Kalimat

1.Karena terlalu dekat dengan api, kulitnya mulai lempuh dan berwarna merah.
2.Dalam proses pembuatan produk keramik, bahan-bahan perlu dilempuh terlebih dahulu untuk menghilangkan kelembaban.
3.Karena terkena air panas, baju seseorang mulai lempuh dan mengeluarkan bau tidak sedap.
4.Dalam proses pengelasan, logam perlu dilempuh agar tidak terjadi korosi dan kebocoran ke dalam material lain.
5.Pada proses perawatan kulit, dokter menyarankan pasien untuk tidak melakukan kegiatan yang dapat menyebabkan lempuh pada kulit.

📚 Artikel terkait kata "lempuh"

Mengenal Kata 'lempuh' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "lempuh" - Pengertian dan Contoh Penggunaan

Kata "lempuh" seringkali digunakan dalam bahasa sehari-hari untuk menggambarkan perubahan bentuk atau kondisi suatu benda akibat terpapar sinar matahari, air panas, atau suhu yang tinggi lainnya. Dalam konteks ini, lempuh merupakan hasil dari proses perubahan fisik yang terjadi pada permukaan atau struktur suatu benda. Lempuh sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari, seperti terbakar sinar matahari atau terpapar air panas yang menyebabkan kulit menjadi lepuh. Dalam hal ini, lempuh merupakan tanda bahwa kulit telah terpapar suhu yang tinggi atau sinar matahari yang berlebihan. Dengan demikian, lempuh merupakan gejala yang perlu diatasi agar tidak menyebabkan luka atau komplikasi lainnya. Contoh penggunaan kata "lempuh" dalam kalimat yang alami adalah: * "Setelah terbakar sinar matahari, kulitnya menjadi lempuh dan perlu dirawat dengan hati-hati." * "Air panas di dapur menyebabkan wajan menjadi lempuh dan perlu diganti dengan wajan baru." * "Kulitnya menjadi lempuh setelah terpapar sinar matahari selama berjam-jam di pantai." Dalam kehidupan sehari-hari, lempuh memiliki relevansi yang signifikan, terutama dalam perlindungan kulit dari sinar matahari yang berlebihan. Dengan demikian, lempuh dapat dijadikan sebagai peringatan untuk melakukan perlindungan kulit dengan menggunakan tabir surya atau memakai pakaian yang dapat melindungi kulit dari sinar matahari.