Arti Kata "larih" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "larih" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

larih

la·rih, ber·la·rih-la·rih v saling menyuguhkan dan menuangkan minuman ke dl gelas;
me·la·rih v menuangkan minuman ke dl gelas dsb;
me·la·rihi v menuangkan minuman ke dl gelas dsb lalu menyuguhkan kpd (tamu dsb)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "larih"

📝 Contoh Penggunaan kata "larih" dalam Kalimat

1.Dalam acara formal, dia berlarih minuman ke tamu yang datang.
2.Saat berada di rumah orang tua, ibu saya sering melelehkan gula ke dalam teh lalu berlarih kesaya.
3.Di restoran itu, pelayan berlarih air kopi ke meja kami dengan penuh senyum.
4.Saya tidak ingin berlarih minuman ke tamu yang datang secara mendadak, jadi saya meminta bantuan pelayan.
5.Di acara syukuran, mertua saya berlarih air jahe ke gelas masing-masing tamu dengan senyum lebar.

📚 Artikel terkait kata "larih"

Mengenal Kata 'larih' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "larih" - Tradisi Minum Bersama

Kata "larih" sering digunakan dalam bahasa Indonesia untuk menggambarkan aksi menyuguhkan dan menuangkan minuman ke dalam gelas. Dalam konteks historis, tradisi larih telah menjadi bagian dari kehidupan sosial di Indonesia, terutama dalam acara-acara sosial seperti pernikahan, ulang tahun, atau acara keagamaan. Dalam kehidupan sehari-hari, larih juga sering dilakukan dalam suasana santai, seperti saat berkumpul dengan keluarga atau teman-teman. Dalam kalimat, kata "larih" dapat digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, "Ibu saya larih secangkir kopi kepadaku pagi itu," atau "Di malam hari, kami larih teh hijau ke dalam gelas kecil." Contoh lain, "Mereka larih air ke dalam gelas besar untuk menunggu tamu." Dalam setiap kalimat tersebut, kata "larih" memiliki makna yang sama, yaitu menyuguhkan dan menuangkan minuman ke dalam gelas. Dalam kehidupan modern, larih masih menjadi tradisi yang dihargai di Indonesia. Dalam acara-acara sosial, seperti pernikahan atau ulang tahun, larih masih dilakukan dengan penuh kesadaran. Bahkan, dalam suasana santai, seperti saat berkumpul dengan keluarga atau teman-teman, larih masih menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari. Dengan demikian, larih masih memiliki makna yang spesifik dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia.