Arti Kata "lambuk" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "lambuk" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

lambuk

1lam·buk a gembur (tt tanah);
me·lam·buk v 1 menggemburkan (tanah); 2 menyokong; membantu: ~ perkumpulan;
gedang sbg dilambuk-lambuk, tinggi sbg dijunjung, pb
sangat dimuliakan;
~ sawah mencangkul sawah;
pe·lam·buk n (uang) sokongan (sumbangan)

2lam·buk n celana longgar langgam Aceh yg dibuat dr sutra

3lam·buk ark n perahu: laksana -- di tengah laut, tenggelam timbul dilambung ombak

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "lambuk"

📝 Contoh Penggunaan kata "lambuk" dalam Kalimat

1.Kami menggemburkan tanah untuk membuat sawah yang subur dan produktif.
2.Pedagang makanan di pasar memberikan sokongan finansial kepada kompetitornya saat musim hujan.
3.Kami menghormati para petani yang dengan gigih menggemburkan tanah untuk menghasilkan pangan bagi masyarakat.
4.Dalam konteks agama, lambuk-lambuk diterjemahkan sebagai 'menggemburkan tanah' untuk menghormati para nabi dan rasul.
5.Dalam kegiatan sosial, para donatur memberikan sokongan uang kepada korban bencana alam untuk membantu mereka pulih kembali.

📚 Artikel terkait kata "lambuk"

Mengenal Kata 'lambuk' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "lambuk" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "lambuk" memiliki makna yang cukup luas dalam bahasa Indonesia. Secara harfiah, kata ini memiliki arti sebagai "menggemburkan" atau "mengolah tanah". Namun, dalam konteks yang lebih luas, kata "lambuk" juga dapat digunakan untuk menggambarkan tindakan atau sikap seseorang yang mendukung atau membantu orang lain. Dalam sejarah, kata "lambuk" memiliki keterkaitan dengan aktivitas pertanian di Indonesia. Masyarakat pedesaan sering menggunakan kata ini untuk menggambarkan proses pengolahan tanah sebelum menanam. Sambil mencangkul sawah, mereka juga melambuk tanah untuk membuatnya lebih subur. Dengan demikian, kata "lambuk" menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat pedesaan. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "lambuk" dalam kalimat yang alami: - "Bapaknya melambuk sawah kami setiap pagi untuk memastikan hasil panen yang baik." - "Saya ingin melambuk perusahaan baru ini dengan memberikan dukungan keuangan." - "Pengurus organisasi tersebut melambuk kegiatan amal dengan menggalang dana dari masyarakat." Dalam kehidupan sehari-hari, kata "lambuk" masih digunakan dalam berbagai konteks. Bahkan, konsep "lambuk" juga dapat diterapkan dalam kehidupan sosial dan budaya. Misalnya, ketika seseorang melambuk organisasi atau masyarakat, itu berarti mereka mendukung dan membantu mereka dalam mencapai tujuan. Dengan demikian, kata "lambuk" menjadi simbol kepedulian dan solidaritas.