Arti Kata "kusal" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kusal" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kusal

ku·sal v, me·ngu·sal v menggosok-gosok dng mengguling-gulingkan benda bulat (spt sugi tembakau pd mulut); membulat-bulatkan sesuatu dng mengguling-gulingkan di antara kedua telapak tangan: ~ bibir dng sugi; ~ tembakau

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kusal"

📝 Contoh Penggunaan kata "kusal" dalam Kalimat

1.Ibu menggosok gigi ku dengan kusal, agar tidak ada sisa makanan.
2.Anak-anak di sekolah diajarkan cara menggosok tangan dengan kusal sebelum makan.
3.Ia menggosok tembakau dengan kusal, sambil menikmati suasana malam.
4.Dengan kusal, ibu mengbulat-bulatkan bentuk kue kering untuk acara pernikahan.
5.Guru mengajarkan anak-anak cara menggosok kertas dengan kusal untuk membuat dekorasi.

📚 Artikel terkait kata "kusal"

Mengenal Kata 'kusal' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "kusal" - Inspirasi dari Seni Menggosok

Kata "kusal" memiliki makna yang unik dan khas dalam bahasa Indonesia. Dalam arti resmi, "kusal" berarti menggosok-gosok atau mengguling-gulingkan benda bulat, seperti menggiling tembakau pada mulut. Sejarahnya, kata ini mungkin berasal dari kebiasaan nenek moyang kita yang menggunakan senam penggosokan untuk meningkatkan keterampilan fisik dan mental. Dalam konteks sosial, kata "kusal" sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, ketika seseorang ingin membulat-bulatkan sesuatu, seperti bibir atau tembakau, mereka akan menggunakan teknik kusal. Ini menunjukkan bagaimana kata "kusal" telah menjadi bagian dari kebiasaan dan tradisi kita. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "kusal" dalam kalimat yang alami: - "Dia menggunakan teknik kusal untuk membulat-bulatkan bibirnya sebelum berbicara di depan umum." - "Dia menggosok-gosok tembakau pada mulutnya menggunakan teknik kusal yang terampil." - "Dia menggunakan kusal untuk membulat-bulatkan batu yang tidak berbentuk bulat." Kata "kusal" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks budaya Indonesia modern. Dalam beberapa tradisi, kusal digunakan sebagai bentuk seni untuk meningkatkan keterampilan dan kefasihan. Misalnya, dalam seni lukis atau seni patung, kusal digunakan untuk menggosok-gosok permukaan benda untuk menciptakan efek yang unik. Dalam kesimpulan, kata "kusal" memiliki makna yang unik dan khas dalam bahasa Indonesia. Dengan memahami makna dan konteks kata "kusal", kita dapat meningkatkan keterampilan dan kefasihan kita dalam kehidupan sehari-hari.