Arti Kata "kernai" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kernai" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kernai

ker·nai, me·nger·nai v menyayat; mencincang (daging dsb)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kernai"

📝 Contoh Penggunaan kata "kernai" dalam Kalimat

1.Saya akan mencoba membuat lima kalimat yang menggunakan kata "kernai" dengan makna dan konteks yang berbeda.
2.Pertolongan pertama yang diberikan kepada korban kecelakaan adalah mengkernai luka yang parah.
3.Pengusaha makanan ini terkenal karena kemampuannya mengkernai daging sapi dengan cepat dan efisien.
4.Dalam kehidupan sehari-hari, saya sering mengkernai sayuran untuk memasak.
5.Pada saat itu, dokter menggunakan pisau untuk mengkernai jaringan yang infeksi.

📚 Artikel terkait kata "kernai"

Mengenal Kata 'kernai' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "kernai" - Dari Tradisi Makanan Klasik ke Keaktifan Modern

Kata "kernai" seringkali membawa kita kembali ke masa lalu, ketika tradisi makanan klasik masih sangat populer di Indonesia. Secara umum, kernai merujuk pada tindakan menyayat atau mencincang daging, sayuran, atau bahan makanan lainnya untuk memudahkan proses memasak atau pengolahan. Dalam konteks sejarah, kernai merupakan salah satu keterampilan yang diperlukan dalam proses memasak tradisional, terutama dalam membuat sate, sambal, atau hidangan lainnya yang memerlukan penyiapan daging atau bahan lainnya dengan hati-hati. Penggunaan kata kernai dalam kalimat alami dapat dilihat dalam beberapa contoh berikut: "Ibu saya kernai daging sapi untuk membuat sate, lalu saya membantu mencampurnya dengan bumbu-bumbu lainnya." "Cukup kernai sayuran hijau untuk membuat sambal, dan jangan lupa menambahkan garam dan gula secukupnya." "Saya perlu kernai bawang putih untuk membuat hidangan khas Jawa, yaitu semur." Dalam kehidupan sehari-hari, kernai memiliki relevansi yang cukup luas, terutama dalam konteks memasak atau pengolahan makanan. Dengan kemajuan teknologi dan perubahan gaya hidup, kernai masih menjadi keterampilan yang berguna, terutama dalam membuat hidangan tradisional atau memasak dengan hati-hati. Selain itu, kernai juga dapat memberikan kesempatan bagi kita untuk berinteraksi dengan rekan-rekan atau keluarga, seperti dalam proses memasak bersama-sama.