Arti Kata "keprihatinan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "keprihatinan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

keprihatinan

ke.pri.ha.tin.an Nomina (kata benda) kesedihan yang mendalam: kehidupan rakyat jelata, sehari-hari penuh dengan keprihatinan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "keprihatinan"

📝 Contoh Penggunaan kata "keprihatinan" dalam Kalimat

1.Pemerintah harus meningkatkan kinerja mereka untuk mengatasi keprihatinan masyarakat tentang pelayanan publik.
2.keprihatinan sosial yang dihadapi oleh masyarakat urban semakin kompleks setiap harinya.
3.Pelajar harus menunjukkan keprihatinan dalam menyelesaikan tugas-tugas akademis mereka.
4.keprihatinan lingkungan hidup yang dihadapi oleh generasi saat ini sangatlah mendesak.
5.Kita harus menunjukkan keprihatinan terhadap kehidupan buruh migran di luar negeri.

📚 Artikel terkait kata "keprihatinan"

Mengenal Kata 'keprihatinan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Keprihatinan" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "keprihatinan" memiliki makna yang sangat mendalam dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks historis, kata ini berkembang pada masa perjuangan kemerdekaan Indonesia, ketika rakyat jelata dihadapkan pada berbagai tantangan dan kesulitan dalam mencapai kebebasan. Pada saat itu, kehidupan sehari-hari penuh dengan keprihatinan, mulai dari perjuangan melawan penjajah hingga mencari sumber daya untuk memenuhi kebutuhan dasar. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "keprihatinan" masih sangat relevan. Berikut beberapa contoh penggunaan kata ini dalam kalimat yang alami: * "Setiap hari, ibu saya bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan keluarga, tetapi kehidupannya penuh dengan keprihatinan karena harus menghadapi krisis ekonomi." * "Kami semua merasakan keprihatinan ketika melihat bencana alam yang sedang terjadi di daerah lain, sehingga kami ingin membantu mereka dalam bentuk apapun." * "Di tengah-tengah kehidupan yang penuh dengan keprihatinan, kami harus tetap memiliki harapan dan motivasi untuk melanjutkan hidup." Dalam budaya Indonesia modern, kata "keprihatinan" masih menjadi tema yang sangat relevan. Banyak orang yang merasakan keprihatinan karena berbagai alasan, mulai dari ekonomi, politik, hingga lingkungan hidup. Namun, dengan memiliki cara pandang yang positif dan motivasi yang kuat, kita dapat menghadapi keprihatinan dengan lebih baik.