Arti Kata "kalut-malut" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kalut-malut" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kalut-malut

ka·lut-ma·lut a kalut-marut;
me·nga·lut·ma·lut·kan v mengalutkan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kalut-malut"

📝 Contoh Penggunaan kata "kalut-malut" dalam Kalimat

1.Saya akan berusaha membuat contoh kalimat yang sesuai dengan permintaan Anda. Berikut adalah lima contoh kalimat dalam bahasa Indonesia yang menggunakan kata "kalut-malut":
2.Pengiriman barang kalut-malut akibat cuaca buruk membuat kami harus mengganti barang tersebut.
3.Di kebun binatang, anak-anak senang melihat hewan-hewan kalut-malut yang masih muda dan lucu.
4.Bapak itu marah karena cucunya tidak mau membersihkan mainan yang sudah kalut-malut.
5.Para ahli lingkungan berusaha untuk mengurangi limbah kalut-malut yang menyebabkan kerusakan ekosistem.

📚 Artikel terkait kata "kalut-malut"

Mengenal Kata 'kalut-malut' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "kalut-malut" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "kalut-malut" sering digunakan dalam bahasa sehari-hari, tetapi apakah Anda tahu maknanya? Kata ini berasal dari bahasa Jawa dan memiliki makna yang sangat luas. Secara umum, kata "kalut-malut" digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang berantakan, tidak rapi, atau tidak terorganisir. Dalam konteks historis dan sosial, kata "kalut-malut" sering digunakan untuk menggambarkan kondisi masyarakat yang tidak stabil atau tidak berjalan dengan lancar. Misalnya, pada masa kolonial, kata "kalut-malut" digunakan untuk menggambarkan kondisi masyarakat yang terjajah dan tidak bebas. ### Contoh Penggunaan Kata "kalut-malut" * "Rumahnya sangat kalut-malut, dengan barang-barang yang tercecer di mana-mana." * "Kota ini sangat kalut-malut setelah dihantam badai, dengan jalan yang berlubang dan bangunan yang rusak." * "Saya sangat mengalutkan rumah saya, dengan tumpukan sampah yang tidak terurus." ### Relevansi Kata "kalut-malut" dalam Kehidupan Sehari-Hari Kata "kalut-malut" sangat relevan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks kebersihan dan ketertiban. Oleh karena itu, kita harus berusaha untuk menjaga kebersihan dan ketertiban di sekitar kita, sehingga kita tidak perlu mengalami kondisi kalut-malut lagi. Dalam budaya Indonesia modern, kata "kalut-malut" sering digunakan untuk menggambarkan kondisi yang tidak sesuai dengan harapan. Namun, kita harus ingat bahwa kata ini juga dapat digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang dapat diubah dan diperbaiki. Oleh karena itu, kita harus selalu berusaha untuk mengubah dan memperbaiki kondisi yang kalut-malut, sehingga kita dapat hidup dengan lebih baik dan lebih sejahtera.