Arti Kata "kalimah syahadat" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kalimah syahadat" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kalimah syahadat

kalimatusyahadat

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kalimah syahadat"

📝 Contoh Penggunaan kata "kalimah syahadat" dalam Kalimat

1.Dalam konteks agama Islam, kalimatusyahadat adalah kalimat yang paling penting.
2.Seorang pengajar mengingatkan siswa untuk mengucapkan kalimatusyahadat dengan benar.
3.Pada saat menerima nikah, pasangan suami istri bersama-sama mengucapkan kalimatusyahadat sebagai komitmen.
4.Dalam suasana khidmah, seorang jemaah membacakan doa yang diawali dengan kalimatusyahadat.
5.Saat menghadiri wisuda, orang tua mengucapkan kalimatusyahadat untuk memanjatkan doa yang tulus.

📚 Artikel terkait kata "kalimah syahadat"

Mengenal Kata 'kalimah syahadat' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "kalimah syahadat" - Inspirasi dan Motivasi

Dalam agama Islam, kalimah syahadat merupakan satu-satunya kalimat yang dapat membawa seseorang kepada kebenaran dan keselamatan. Arti kata kalimah syahadat sendiri berasal dari bahasa Arab, dengan kata "kalimah" yang berarti "kata" atau "ucapan", dan "syahadat" yang berarti "saksi" atau "pengakuan". Dalam konteks historis, kalimah syahadat mulai digunakan sebagai pengakuan iman oleh para sahabat Nabi Muhammad SAW di awal masa Islam. Dengan demikian, kalimah syahadat menjadi identitas dan pedoman hidup bagi umat Islam di seluruh dunia.

Penggunaan Kalimat yang Alami

Dalam kehidupan sehari-hari, kalimah syahadat sering digunakan dalam berbagai konteks, seperti dalam mengucapkan syukur atau dalam menghadapi krisis. Misalnya, ketika seseorang bertobat dari kesalahan, maka dia dapat mengucapkan kalimah syahadat sebagai pengakuan dan permohonan ampun. Dalam kalimat, kalimah syahadat dapat digunakan sebagai kata penting, seperti dalam kalimat "Saya telah menemukan kebenaran setelah mengucapkan kalimah syahadat".

Relevansi dalam Budaya Indonesia Modern

Dalam budaya Indonesia modern, kalimah syahadat masih memiliki relevansi yang kuat. Dalam kehidupan sehari-hari, banyak orang yang mencari kebenaran dan keselamatan, dan kalimah syahadat menjadi sumber inspirasi dan motivasi. Dengan mengucapkan kalimah syahadat, seseorang dapat menemukan kekuatan dan keberanian untuk menghadapi tantangan dan mengambil keputusan yang tepat dalam hidup.