Arti Kata "kaimat" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kaimat" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kaimat

ka·i·mat Ar n kuantitas

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kaimat"

📝 Contoh Penggunaan kata "kaimat" dalam Kalimat

1.Penggunaan kata "ka·imat" dalam konteks formal di bidang ekonomi sangat umum ditemukan di perusahaan multinasional untuk menunjukkan kuantitas barang atau jasa yang dibutuhkan.
2.Dalam konteks sehari-hari, istilah "ka·imat" digunakan untuk menunjukkan jumlah barang yang dibutuhkan dalam proses pembelian atau penjualan.
3.Sebagai contoh, dalam novel karya penulis terkenal, "ka·imat" digunakan sebagai simbol kekuatan dan keberanian seorang pahlawan dalam melawan musuh.
4.Dalam konteks pendidikan, guru sering menggunakan istilah "ka·imat" untuk menjelaskan konsep matematika yang kompleks, seperti operasi hitung dan penggunaan angka.
5.Dalam konteks sosial, istilah "ka·imat" digunakan dalam percakapan sehari-hari untuk menunjukkan jumlah orang yang hadir dalam acara besar atau perayaan.

📚 Artikel terkait kata "kaimat"

Mengenal Kata 'kaimat' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Kaimat" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "kaimat" seringkali tidak familiar bagi banyak orang, tetapi memiliki makna yang sangat spesifik dalam bahasa Indonesia. Menurut KBBI, kaimat memiliki arti resmi sebagai "ka·i·mat Ar n kuantitas", yang berarti "jumlah" atau "banyaknya". Dalam konteks sejarah, kata ini dipengaruhi oleh bahasa Arab dan memiliki hubungan erat dengan istilah "kiamat", yang berarti "hari akhir". Dalam kehidupan sehari-hari, kata kaimat sering digunakan untuk mengungkapkan jumlah atau banyaknya sesuatu. Misalnya, "Saya telah makan kaimat buah apel hari ini" atau "Proyek ini membutuhkan kaimat pekerja untuk diselesaikan". Kata ini juga dapat digunakan dalam kalimat yang lebih kompleks, seperti "Pasar ini menawarkan kaimat pilihan makanan" atau "Saya telah belanja kaimat barang di toko online". Dalam budaya Indonesia modern, kata kaimat memiliki relevansi yang signifikan. Misalnya, dalam konteks ekonomi, kata ini digunakan untuk mengungkapkan jumlah atau banyaknya barang atau jasa yang dipasarkan. Dalam konteks sosial, kata ini digunakan untuk mengungkapkan jumlah atau banyaknya orang yang terlibat dalam suatu kegiatan. Dengan demikian, kata kaimat menjadi sangat penting dalam kehidupan sehari-hari dan memiliki peran yang signifikan dalam budaya Indonesia modern.