Arti Kata "kahat" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kahat" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kahat

ka·hat Ar n 1 kekeringan krn tidak turun hujan; kemarau; 2 kekurangan makanan; (bencana) kelaparan;
ke·ka·hat·an n kekurangan thd zat (unsur) tertentu: munculnya gejala ~ belerang

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kahat"

📝 Contoh Penggunaan kata "kahat" dalam Kalimat

1.Pada musim kemarau, daerah kami mengalami kekeringan yang parah akibat tidak turun hujan.
2.Kemiskinan dan kekurangan sumber daya alam menyebabkan warga desa mengalami kekhat.
3.Bencana kelaparan berkepanjangan melanda negara tersebut, membuat banyak orang menderita.
4.Penelitian ilmiah menemukan bahwa kekhat belerang di daerah tersebut disebabkan oleh aktivitas vulkanik.
5.Kondisi geografis yang ekstrim membuat daerah tersebut rentan terhadap kekhat, sehingga penduduknya harus beradaptasi dengan lingkungan yang keras.

📚 Artikel terkait kata "kahat"

Mengenal Kata 'kahat' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "kahat" - Kekeringan yang Mengancam

Kata "kahat" seringkali disebut-sebut dalam konteks kekeringan yang disebabkan oleh kurangnya hujan. Dalam arti resmi, kata "kahat" memiliki dua makna, yaitu kekeringan yang disebabkan oleh kurangnya hujan dan kekurangan makanan, yang seringkali menyebabkan kelaparan. Sejarah mencatat bahwa kata "kahat" telah menjadi bagian dari bahasa Indonesia sejak zaman kuno, ketika masyarakat pedesaan sering kali mengalami kekeringan yang parah. Kata "kahat" juga memiliki makna yang lebih luas, yaitu kekurangan unsur tertentu, seperti kekurangan belerang yang dapat menyebabkan gejala tertentu. Namun, dalam konteks sehari-hari, kata "kahat" lebih sering digunakan untuk menggambarkan kekeringan yang disebabkan oleh kurangnya hujan. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "kahat" dalam kalimat yang alami: - "Masyarakat pedesaan mengalami kekeringan yang parah karena kahatan yang berkepanjangan." - "Kurangnya hujan menyebabkan kahatan yang menyebabkan kelaparan di beberapa daerah." - "Gejala kekahatan belerang dapat menyebabkan kulit menjadi kering dan gatal." Dalam kehidupan sehari-hari, kata "kahat" memiliki relevansi yang signifikan, terutama dalam konteks kekeringan yang disebabkan oleh perubahan iklim. Oleh karena itu, penting untuk memahami makna dan konteks kata "kahat" agar dapat menggunakannya dengan tepat dalam berbagai situasi.