Arti Kata "jejaka" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "jejaka" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

jejaka

je·ja·ka n anak laki-laki yg telah dewasa (tetapi belum berumah tangga); bujang; perjaka; jaka

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "jejaka"

📝 Contoh Penggunaan kata "jejaka" dalam Kalimat

1.Di zaman dulu, peran jejaka sangat penting dalam masyarakat, karena mereka diharapkan sebagai penerus keluarga.
2.Ia merasa bangga menjadi jejaka baru di kota besar, dengan pekerjaan yang stabil dan penghasilan yang cukup.
3.Dalam dongeng rakyat, jejaka yang berani dan memiliki hati yang baik selalu berhasil dalam petualangan.
4.Pendidikan di sekolah menengah atas sangat penting untuk menjadikan jejaka yang mandiri dan memiliki pengetahuan yang luas.
5.Di festival budaya, para jejaka memainkan peran utama dalam penampilan tradisional, dengan gerakan yang lincah dan kostum yang elegan.

📚 Artikel terkait kata "jejaka"

Mengenal Kata 'jejaka' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Jejaka" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "jejaka" biasanya digunakan untuk menggambarkan anak laki-laki yang telah dewasa, tetapi belum menikah dan memiliki keluarga sendiri. Dalam konteks sejarah, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan pribadi yang memiliki sifat laki-laki, seperti berani, kuat, dan berpengaruh. Dalam budaya Indonesia, kata "jejaka" sering digunakan sebagai inspirasi dan motivasi untuk anak laki-laki muda.

Contoh Penggunaan Kata "Jejaka" dalam Kalimat

Pada masa lalu, seorang jejaka dianggap sebagai contoh pribadi yang memiliki kepribadian yang kuat dan berani. Mereka sering diharapkan untuk menjadi pemimpin masyarakat dan memiliki peran penting dalam membentuk kehidupan komunitas. Contoh penggunaan kata "jejaka" dalam kalimat adalah: "Dia adalah seorang jejaka yang berani dan kuat, sehingga dia dapat menjadi pemimpin masyarakat yang efektif." Dalam konteks lain, kata "jejaka" dapat digunakan untuk menggambarkan seorang pria yang memiliki sifat yang sopan dan hormat, seperti: "Dia adalah seorang jejaka yang sopan dan hormat terhadap ibu dan ayahnya."

Relevansi Kata "Jejaka" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam kehidupan sehari-hari, kata "jejaka" masih digunakan sebagai inspirasi dan motivasi untuk anak laki-laki muda. Mereka diharapkan untuk memiliki sifat yang kuat, berani, dan berpengaruh, sehingga mereka dapat menjadi pemimpin masyarakat yang efektif. Dalam budaya Indonesia modern, kata "jejaka" juga digunakan untuk menggambarkan seorang pria yang memiliki sifat yang sopan dan hormat. Dengan demikian, kata "jejaka" masih relevan dalam kehidupan sehari-hari dan dapat dijadikan sebagai contoh inspirasi dan motivasi untuk anak laki-laki muda.