Arti Kata "jajah" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "jajah" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

jajah

ja·jah v, men·ja·jah v 1 bepergian keluar masuk suatu daerah (negeri dsb) dr kota ke kota, dr desa ke desa: ia melakukan perjalanan ~ Pulau Sumatra; 2 menguasai dan memerintah suatu negeri (daerah dsb): Belanda ~ negeri kita lebih kurang 350 tahun lamanya;
men·ja·jahi v menjajah;
ter·ja·jah v 1 dl keadaan dijajah: negeri-negeri yg ~ berjuang untuk memperoleh kemerdekaannya; 2 ki tertindas; tersusahkan; dia merasa ~ dng peraturan baru itu;
ja·jah·an n 1 daerah yg masuk dl suatu pemerintahan dsb; lingkungan; (dl) bilangan; 2 negeri dsb yg dijajah oleh negeri asing; daerah taklukan: negara itu merupakan ~ Belanda;
pen·ja·jah n 1 negeri (bangsa) yg menjajah: dng kekuatan senjata akhirnya kaum ~ itu berhasil menguasai daerah itu; 2 orang yg terlalu menguasai (menindas dsb) orang lain (bawahan dsb);
pen·ja·jah·an n proses, cara, perbuatan menjajah: ~ di dunia harus dihapuskan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "jajah"

📝 Contoh Penggunaan kata "jajah" dalam Kalimat

1.Kerajaan Aceh pernah menjajah daerah-daerah di Sumatra.
2.Saya melakukan perjalanan ke Maluku untuk menjelajahi keindahan alam yang ada di sana.
3.Tahun-tahun penjajahan adalah masa yang getir bagi bangsa Indonesia.
4.Negara-negara di Afrika pernah dijajah oleh kuasa-kuasa Eropa.
5.Kita harus mengenang sejarah perjuangan kemerdekaan dari penjajahan kolonial.

📚 Artikel terkait kata "jajah"

Mengenal Kata 'jajah' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Jajah" - Makna dan Konteksnya dalam Bahasa Indonesia

Kata "jajah" seringkali digunakan dalam konteks historis dan sosial, menggambarkan peristiwa-peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Secara umum, kata "jajah" berarti menempati, menguasai, dan memerintah suatu daerah atau negeri. Dalam konteks ini, jajah dapat diartikan sebagai suatu proses dimana suatu bangsa atau negara memanfaatkan kekuatan militer dan politik untuk menguasai dan mengendalikan suatu wilayah lain.

Penggunaan Kata "jajah" dalam Kalimat yang Alami

Penggunaan kata "jajah" dapat dilihat dalam berbagai kalimat yang alami. Misalnya, "Belanda menjajah negeri kita selama lebih dari 350 tahun", atau "Kita harus menghindari proses menjajah di dunia ini." Dalam contoh-contoh ini, kata "jajah" digunakan untuk menggambarkan suatu proses dimana satu bangsa atau negara memanfaatkan kekuatan militer dan politik untuk menguasai dan mengendalikan suatu wilayah lain.

Relevansi Kata "jajah" dalam Kehidupan Sehari-Hari dan Budaya Indonesia Modern

Meskipun kata "jajah" seringkali digunakan dalam konteks historis, namun makna dan konteksnya masih relevan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam konteks ini, kata "jajah" dapat diartikan sebagai suatu proses dimana suatu individu atau kelompok memanfaatkan kekuatan dan otoritas untuk mengendalikan dan menindas orang lain. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami makna dan konteks kata "jajah" agar dapat menghindari proses menjajah di dalam kehidupan sehari-hari.