Arti Kata "infantilisasi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "infantilisasi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

infantilisasi

in·fan·ti·li·sa·si n proses, cara, perbuatan membuat seseorang menjadi spt kanak-kanak: masalah yg belum diatasi adalah -- mahasiswa

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "infantilisasi"

📝 Contoh Penggunaan kata "infantilisasi" dalam Kalimat

1.Pendidikan di beberapa negara masih mengeksploitasi siswa melalui infantilisasi dengan cara menetapkan standar yang sangat tinggi.
2.Pemimpin yang infantilisasi rakyat dengan janji-janji palsu seringkali gagal dalam menjalankan tugasnya.
3.Dalam psikologi, infantilisasi adalah proses yang tidak normal yang menyebabkan seseorang menjadi tergantung pada orang lain.
4.Penggunaan bahasa yang terlalu sederhana dalam komunikasi bisnis dapat dianggap sebagai infantilisasi terhadap klien.
5.Dalam konteks politik, infantilisasi adalah strategi yang digunakan oleh beberapa pihak untuk mengendalikan opini masyarakat.

📚 Artikel terkait kata "infantilisasi"

Mengenal Kata 'infantilisasi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "infantilisasi" - Inspirasi dan Motivasi

Makna Umum dan Konteks Historis

Infantilisasi adalah proses membuat seseorang menjadi seperti kanak-kanak, dengan masalah yang belum diatasi. Konsep ini memiliki latar belakang yang cukup panjang, karena sudah dikenal sejak abad ke-19. Dalam konteks psikologi, infantilisasi merujuk pada perilaku seseorang yang tidak dapat melepaskan diri dari kebutuhan-kebutuhan dasar dan keamanan, seperti anak kecil. Seringkali, kata ini digunakan untuk menggambarkan perilaku seseorang yang tidak dapat beradaptasi dengan situasi yang berubah-ubah.

Penggunaan Kata "infantilisasi" dalam Kalimat Alami

Kata "infantilisasi" dapat digunakan dalam berbagai konteks untuk menggambarkan perilaku seseorang yang tidak dapat melepaskan diri dari kebutuhan-kebutuhan dasar. Misalnya, "Setelah lulus kuliah, dia masih suka terlambat karena belum dewasa dalam mengelola waktu." Dalam kalimat ini, kata "infantilisasi" digunakan untuk menggambarkan perilaku seseorang yang tidak dapat beradaptasi dengan situasi yang berubah-ubah. Contoh lain, "Politikus yang terus saja berbicara tentang hal yang sama tanpa mau mendengarkan pendapat orang lain, membuatnya terlihat infantilisasi dan tidak dapat dipercaya."

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Infantilisasi bukan hanya konsep yang digunakan dalam psikologi, tetapi juga relevan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia modern, ada banyak contoh infantilisasi, seperti orang dewasa yang masih suka berselancar di media sosial dan tidak dapat melepaskan diri dari kebutuhan-kebutuhan dasar. Dalam konteks ini, kata "infantilisasi" digunakan untuk menggambarkan perilaku seseorang yang tidak dapat beradaptasi dengan situasi yang berubah-ubah dan tidak dapat melepaskan diri dari kebutuhan-kebutuhan dasar. Oleh karena itu, penting untuk dapat mengenali dan mengatasi perilaku infantilisasi dalam diri sendiri dan orang lain.