Arti Kata "iklim mikro" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "iklim mikro" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

iklim mikro

kondisi fisik lapisan atmosfer yang dekat dengan permukaan tanah atau di sekitar tanaman, seperti suhu, kelembapan, tekanan udara, keteduhan, dan dinamika energi radiasi surya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "iklim mikro"

📝 Contoh Penggunaan kata "iklim mikro" dalam Kalimat

1.Dalam penelitian ilmiah, kita harus memahami iklim mikro di sekitar tanaman untuk memprediksi hasil panen.
2.iklim mikro yang terlalu panas dapat mempengaruhi pertumbuhan tanaman di daerah tropis.
3.Pemerintah harus memperhatikan iklim mikro di wilayah-wilayah tertentu untuk mengambil keputusan pembangunan yang tepat.
4.Kondisi iklim mikro yang ekstrem dapat mempengaruhi kesehatan penduduk di daerah tersebut.
5.Dalam karya sastra, penulis dapat menggunakan iklim mikro sebagai alasan untuk menggambarkan suasana hati tokoh dalam cerita.

📚 Artikel terkait kata "iklim mikro"

Mengenal Kata 'iklim mikro' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "iklim mikro" - Kondisi Alam yang Mengukur Kehidupan

Istilah iklim mikro mungkin tidak asing lagi bagi beberapa orang yang tertarik dengan ilmu pengetahuan alam. Namun, bagi yang tidak familiar, iklim mikro adalah kondisi fisik lapisan atmosfer yang dekat dengan permukaan tanah atau di sekitar tanaman. Dalam arti yang lebih spesifik, iklim mikro mencakup faktor-faktor seperti suhu, kelembapan, tekanan udara, keteduhan, dan dinamika energi radiasi surya. Konsep ini telah ada sejak lama, dan perkembangannya terkait erat dengan perubahan iklim global. Dalam praktiknya, iklim mikro memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan sehari-hari. Misalnya, iklim mikro di daerah tertentu bisa mempengaruhi pertumbuhan tanaman, sehingga penggunaan teknologi untuk meningkatkan kesejahteraan tanaman lebih efektif. Selain itu, penggunaan energi matahari yang optimal dalam iklim mikro juga dapat meningkatkan efisiensi pemanfaatan energi. Dalam beberapa kasus, iklim mikro bahkan menjadi faktor penting dalam mendesain bangunan, seperti menggunakan atap yang dapat memantulkan sinar matahari untuk mengurangi panas di dalam ruangan. Dalam kehidupan sehari-hari, iklim mikro juga sangat relevan. Misalnya, ketika berjalan-jalan di hutan, kita bisa merasakan perbedaan iklim mikro di antara lapisan hutan yang berbeda. Beberapa daerah di hutan tersebut mungkin memiliki iklim mikro yang lebih sejuk atau lebih lembap, sehingga mempengaruhi kehidupan flora dan fauna di setiap lapisan. Dalam konteks budaya Indonesia, iklim mikro juga perlu dipertimbangkan dalam mendesain kota, seperti menggunakan teknologi untuk mengurangi dampak panas di daerah perkotaan.