Arti Kata "ia" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "ia" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

ia

1ia pron 1 orang yg dibicarakan, tidak termasuk pembicara dan kawan bicara; dia; 2 benda yg dibicarakan: buku adalah teman yg setia, -- tidak pernah mengkhianati pemiliknya

2ia p ya;
ber·ia v berkata "ya";
~ ber·bu·kan berunding; bermufakat;
ber·ia-ia v 1 selalu berkata "ya": jangan ~ saja, jawablah yg benar; 2 bercakap-cakap (berunding dsb);
meng·ia·kan v membenarkan; menyetujui; menyungguhkan: jangan ~ saja apa yg dikatakannya, bantahlah kalau perlu;
se·ia v seia sekata;
~ sekata sama-sama bersetuju dl semua hal, perkara, dsb; sepakat; semufakat

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "ia"

📝 Contoh Penggunaan kata "ia" dalam Kalimat

1.ia akan hadir di acara hari ulang tahun temannya.
2.ia membenarkan kebenaran yang dikemukakan oleh rekan kerjanya.
3.ia selalu berkata "ya" tanpa mempertimbangkan konsekuensi.
4.ia seia sekata dengan rekan bisnisnya dalam menentukan strategi.
5.ia mengkritik keputusan yang diambil oleh pemerintah tersebut.

📚 Artikel terkait kata "ia"

Mengenal Kata 'ia' - Inspirasi dan Motivasi

Penggunaan Kata "Ia" dalam Bahasa Indonesia: Makna dan Konteks

Kata "ia" merupakan salah satu kata pokok dalam bahasa Indonesia yang memainkan peran penting dalam komunikasi sehari-hari. Dalam arti resmi, "ia" merupakan kata benda atau kata ganti orang yang merujuk pada seseorang yang dibicarakan, tidak termasuk pembicara dan kawan bicara. Selain itu, "ia" juga dapat digunakan sebagai kata benda yang merujuk pada benda yang dibicarakan. Kata "ia" memiliki sejarah panjang dalam bahasa Indonesia. Dalam bahasa Melayu kuno, kata "ia" digunakan sebagai kata ganti orang yang merujuk pada seseorang yang tidak hadir atau tidak dikenal. Dalam perkembangan bahasa Indonesia, kata "ia" masih digunakan dalam konteks yang sama, tetapi juga dapat digunakan dalam konteks yang lebih luas, seperti merujuk pada benda atau konsep yang dibicarakan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "ia" digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, dalam percakapan, kata "ia" digunakan untuk merujuk pada seseorang yang tidak hadir atau tidak dikenal. Contoh kalimat: "Saya bertemu dengan teman saya, namun tidak ada ia yang saya harapkan." Dalam konteks ini, kata "ia" digunakan sebagai kata ganti orang yang merujuk pada seseorang yang tidak hadir. Kata "ia" juga digunakan dalam konteks yang lebih luas, seperti dalam kalimat yang merujuk pada benda atau konsep. Contoh kalimat: "Saya suka membaca buku ia, karena ia memberikan pengetahuan yang luas." Dalam konteks ini, kata "ia" digunakan sebagai kata benda yang merujuk pada buku. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "ia" juga memiliki relevansi yang penting. Dalam budaya Indonesia modern, kata "ia" digunakan dalam berbagai konteks, seperti dalam percakapan, tulisan, dan bahkan dalam seni. Dalam konteks ini, kata "ia" digunakan untuk mengekspresikan makna dan ide yang lebih luas. Misalnya, dalam puisi Indonesia, kata "ia" digunakan untuk merujuk pada makna dan ide yang lebih abstrak. Dalam kesimpulan, kata "ia" merupakan salah satu kata pokok dalam bahasa Indonesia yang memainkan peran penting dalam komunikasi sehari-hari. Dalam konteks yang luas, kata "ia" digunakan untuk merujuk pada seseorang, benda, atau konsep yang dibicarakan. Dalam budaya Indonesia modern, kata "ia" memiliki relevansi yang penting dalam berbagai konteks, seperti dalam percakapan, tulisan, dan seni.

Kata yang Mirip

iah, ialah, iambus, iatrogenik