Arti Kata "hujan tak sekali jatuh" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "hujan tak sekali jatuh" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

hujan tak sekali jatuh

Peribahasa suatu pekerjaan tidak dapat diselesaikan sekaligus; keberuntungan dan kebahagiaan itu tidak sekali datang

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "hujan tak sekali jatuh"

📝 Contoh Penggunaan kata "hujan tak sekali jatuh" dalam Kalimat

1.Saya tidak bisa menyelesaikan proyek ini sekali jatuh, karena banyak aspek yang perlu dipertimbangkan.
2.Untuk mencapai kesuksesan, kita harus sabar dan tidak putus asa, karena keberuntungan tidak sekali jatuh.
3.Di kehidupan yang tidak pasti, kita harus siap menghadapi tantangan, karena hujan tak sekali jatuh, tapi tetap datang.
4.Mengelola keuangan dengan baik dan bijak sangat penting, karena kebahagiaan tidak sekali datang, tapi bisa hilang begitu saja.
5.Sebagai seorang pelajar, kita harus terus belajar dan berlatih, karena keberuntungan dan kebahagiaan tidak sekali jatuh, tapi bisa diraih melalui usaha dan dedikasi.

📚 Artikel terkait kata "hujan tak sekali jatuh"

Mengenal Kata 'hujan tak sekali jatuh' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Hujan Tak Sekali Jatuh" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "hujan tak sekali jatuh" adalah peribahasa dalam bahasa Indonesia yang berarti keberuntungan dan kebahagiaan tidak datang secara tiba-tiba dan tidak bisa diselesaikan dalam satu waktu. Peribahasa ini mencerminkan kehidupan yang tidak pernah terbebas dari tantangan dan kesulitan. Dalam konteks sosial, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan kehidupan yang penuh dengan tantangan dan kesulitan, tetapi juga penuh dengan kesempatan dan kemungkinan. Peribahasa "hujan tak sekali jatuh" memiliki sejarah yang panjang dan telah digunakan dalam berbagai konteks dalam kehidupan sehari-hari. Dalam kehidupan sehari-hari, kata ini sering digunakan untuk mengajak orang agar tidak putus asa dan tidak menyerah dalam menghadapi kesulitan. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "hujan tak sekali jatuh" dalam kalimat yang alami: - "Jangan putus asa, karena keberuntungan dan kebahagiaan itu tidak sekali jatuh, tetapi datang secara bertahap." - "Saya tahu kamu sedang menghadapi kesulitan, tapi jangan lupa bahwa keberuntungan dan kebahagiaan itu tidak sekali jatuh, tetapi ada di depanmu." - "Saya ingin mengingatkan kamu bahwa keberuntungan dan kebahagiaan itu tidak sekali jatuh, tetapi datang secara bertahap, jadi jangan menyerah." Dalam kehidupan modern, kata "hujan tak sekali jatuh" masih relevan dan sering digunakan dalam berbagai konteks. Dalam era digital, kata ini sering digunakan dalam konteks motivasi dan inspirasi untuk mengajak orang agar tidak putus asa dan tidak menyerah dalam menghadapi kesulitan. Dalam budaya Indonesia, kata ini juga sering digunakan dalam konteks adat istiadat dan tradisi untuk menggambarkan kehidupan yang penuh dengan tantangan dan kesulitan, tetapi juga penuh dengan kesempatan dan kemungkinan.