Arti Kata "hubungan formal" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "hubungan formal" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

hubungan formal

hu.bung.an formal hubungan resmi

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "hubungan formal"

📝 Contoh Penggunaan kata "hubungan formal" dalam Kalimat

1.Orang-orang biasanya memelihara hubungan formal dengan atasan mereka di tempat kerja.
2.Dalam konteks diplomatik, hubungan formal antara negara-negara sangat penting untuk menunjang perdagangan internasional.
3.hubungan formal antara guru dan murid sangatlah krusial dalam proses belajar mengajar di sekolah.
4.Dalam masyarakat yang konservatif, hubungan formal antara laki-laki dan perempuan harus dihormati dan dijaga.
5.Pemerintah harus menjaga hubungan formal dengan organisasi internasional untuk mendapatkan bantuan dan dukungan.

📚 Artikel terkait kata "hubungan formal"

Mengenal Kata 'hubungan formal' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "hubungan formal" - Inspirasi dan Motivasi

Makna Umum dan Konteks Historis

Kata "hubungan formal" memiliki makna yang sangat luas dalam konteks kehidupan sehari-hari. Secara umum, hubungan formal merujuk pada interaksi atau komunikasi yang terstruktur dan resmi antara dua pihak atau lebih. Ini dapat terjadi dalam berbagai konteks, seperti di tempat kerja, sekolah, atau bahkan dalam kehidupan sosial. Historisnya, konsep hubungan formal telah ada sejak zaman kuno, ketika interaksi antar individu dan kelompok diatur oleh aturan-aturan dan kebiasaan-kebiasaan yang ketat.

Contoh Penggunaan Kata Hubungan Formal

Kata "hubungan formal" sering digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, pada saat wawancara kerja, seorang kandidat harus membangun hubungan formal dengan pewawancara untuk menunjukkan kemampuan dan integritasnya. Atau, dalam suatu pertemuan bisnis, para pengusaha harus memelihara hubungan formal dengan rekan bisnis mereka untuk meningkatkan kesepakatan dan kerjasama.

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-hari

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering terlibat dalam hubungan formal tanpa sadari. Misalnya, ketika kita berbicara dengan petugas pelayanan publik, kita harus membangun hubungan formal untuk mendapatkan informasi atau layanan yang benar. Bahkan dalam kehidupan sosial, kita harus memelihara hubungan formal dengan teman atau kenalan kita untuk menunjukkan kesopanan dan kepedulian. Dengan demikian, kata "hubungan formal" tidak hanya berlaku dalam konteks profesional, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari kita.