Arti Kata "hemiplegia" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "hemiplegia" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

hemiplegia

he·mi·ple·gia /hémiplégia/ n Dok kelumpuhan atau melemahnya tangan, kaki, badan pd satu sisi tubuh; mati separuh

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "hemiplegia"

📝 Contoh Penggunaan kata "hemiplegia" dalam Kalimat

1.Saya menderita hemiplegia karena kecelakaan mobil yang sangat parah beberapa tahun yang lalu.
2.Pada tahun 2010, sebuah penelitian tentang hemiplegia dilakukan oleh tim dokter di rumah sakit.
3.Dia mengalami hemiplegia setelah mengalami stroke pada usia 40 tahun.
4.hemiplegia dapat menyebabkan kesulitan dalam melakukan aktivitas sehari-hari, seperti membersihkan diri sendiri.
5.Ketika saya melihat korban kecelakaan lalu lintas, saya menyadari bahwa dia mungkin menderita hemiplegia.

📚 Artikel terkait kata "hemiplegia"

Mengenal Kata 'hemiplegia' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Hemiplegia" - Kelumpuhan yang Perlu Diketahui

Hemiplegia adalah suatu kondisi medis yang menyebabkan kelumpuhan atau melemahnya tangan, kaki, atau badan pada satu sisi tubuh. Istilah ini berasal dari bahasa Yunani, dengan "hemi" berarti "setengah" dan "plegia" berarti "kelumpuhan". Sejarahnya, kata ini digunakan untuk menjelaskan kondisi yang dialami oleh seorang pasien yang mengalami luka kepala, sehingga menyebabkan kelumpuhan pada satu sisi tubuh. Dalam prakteknya, hemiplegia dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti luka kepala, stroke, atau penyakit otak lainnya. Beberapa contoh penggunaan kata hemiplegia dalam kalimat yang alami adalah: - Pasien yang menderita hemiplegia akibat stroke harus melakukan terapi fisik untuk mengembalikan kemampuan motoriknya. - Dokter harus mengetahui penyebab hemiplegia pada pasien sebelum memberikan pengobatan yang tepat. - Hemiplegia dapat menyebabkan kesulitan pada pasien untuk melakukan aktivitas sehari-hari, seperti makan, minum, atau berjalan. Dalam kehidupan sehari-hari, hemiplegia dapat mempengaruhi kualitas hidup seseorang. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami dan menghargai usaha yang dilakukan oleh pasien yang menderita hemiplegia untuk mengembalikan kemampuan motoriknya. Dalam budaya Indonesia modern, hemiplegia juga menjadi topik yang perlu diperhatikan dalam penelitian kesehatan dan pengobatan.