Arti Kata "halofob" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "halofob" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

halofob

ha·lo·fob n Tan tumbuhan yg tidak dapat hidup pd tanah yg berkadar garam tinggi

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "halofob"

📝 Contoh Penggunaan kata "halofob" dalam Kalimat

1.Tanaman yang hidup di pantai seringkali merupakan jenis halofob karena tidak dapat menoleransi kadar garam tinggi.
2.Dalam ilmu botani, halofob adalah tanaman yang tidak dapat tumbuh di tanah yang berkadar garam tinggi.
3.Tanah di sekitar pantai tidak cocok bagi tanaman halofob karena kandungan garam yang tinggi.
4.Beberapa jenis tanaman yang termasuk dalam kategori halofob antara lain kelapa, palem, dan semak-semak.
5.Tumbuhan halofob seringkali menunjukkan gejala kekeringan dan kehilangan pigmen pada daunnya.

📚 Artikel terkait kata "halofob"

Mengenal Kata 'halofob' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Halofob" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "halofob" mungkin tidak familiar bagi banyak orang, tetapi maknanya sangat penting dalam beberapa bidang. Secara umum, halofob merujuk pada tanaman yang tidak dapat hidup di tanah dengan kadar garam tinggi. Dalam konteks ini, halofob merupakan istilah yang digunakan dalam ilmu botani untuk menggambarkan sifat adaptasi tumbuhan terhadap lingkungan. Dalam sejarah, penelitian tentang halofob telah membantu ilmuwan memahami bagaimana tumbuhan dapat bertahan hidup di lingkungan yang ekstrem. Pengetahuan ini juga dapat digunakan untuk meningkatkan pertanian dan perkebunan di daerah yang memiliki kondisi tanah yang buruk. Halofob bukan hanya terkait dengan ilmu botani, tetapi juga memiliki implikasi luas dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya, ketika Anda membeli tanaman hidup di pasar, perlu diingat bahwa beberapa jenis tanaman memiliki sifat halofob yang tinggi. Jika Anda tidak memberikan tanaman tersebut perawatan yang tepat, maka mereka mungkin tidak dapat hidup dengan baik. Dalam kalimat yang lebih alami, seorang hortusilva mungkin akan mengatakan, "Tanaman ini memiliki sifat halofob yang tinggi, jadi perlu diberikan air yang bersih dan tanah yang subur." Dalam kehidupan sehari-hari, halofob juga dapat dipahami dalam konteks yang lebih luas. Misalnya, ketika kita menghadapi tantangan hidup yang sulit, kita mungkin perlu memiliki sifat halofob yang tinggi untuk dapat beradaptasi dengan lingkungan yang baru. Dalam kalimat yang lebih alami, seorang motivator mungkin akan mengatakan, "Untuk mencapai kesuksesan, Anda perlu memiliki sifat halofob yang kuat untuk dapat beradaptasi dengan perubahan yang cepat." Dalam kesimpulan, halofob adalah kata yang kompleks dengan makna yang luas. Dari ilmu botani hingga kehidupan sehari-hari, halofob memiliki implikasi yang signifikan dalam berbagai bidang.