Arti Kata "gurur" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "gurur" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

gurur

gu·rur Ar ark n impian yg sia-sia; harapan pd sesuatu yg tidak ada; pikiran yg bukan-bukan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "gurur"

📝 Contoh Penggunaan kata "gurur" dalam Kalimat

1.Kita harus menghilangkan harapan palsu tentang kehidupan yang lebih baik, karena itu hanya gurur.
2.Pekerjaan yang tidak ada harapan punya bisa dikatakan sebagai gurur.
3.Pada akhirnya, dia menyadari bahwa keinginannya tentang menjadi jutawan tidak lebih dari gurur.
4.Dia tidak pernah suka membaca buku, karena dia pikir itu hanya gurur.
5.Setelah gagal beberapa kali, dia akhirnya menyadari bahwa keinginannya tentang menjadi pemain sepak bola profesional hanya gurur.

📚 Artikel terkait kata "gurur"

Mengenal Kata 'gurur' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "gurur" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "gurur" sering digunakan dalam bahasa Indonesia untuk menggambarkan suasana hati yang tidak puas atau frustrasi. Namun, apakah Anda sudah tahu makna sebenarnya dari kata ini? Kata "gurur" berasal dari bahasa Arab dan memiliki makna yang lebih dalam, yaitu impiannya yang sia-sia atau harapan yang tidak ada. Gurur sering muncul dalam konteks sosial dan budaya, terutama dalam situasi di mana orang merasa tidak puas dengan keadaan atau hasil yang diperoleh. Dalam sejarah, kata ini digunakan untuk menggambarkan perasaan frustrasi dan kekecewaan yang dialami oleh seseorang yang memiliki harapan yang tidak terwujud. Contoh penggunaan kata "gurur" dalam kalimat yang alami adalah: "Setelah gagal dalam ujian, dia merasa gurur dan tidak tahu harus melanjutkan." Atau, "Dia merasa gurur karena tidak bisa mendapatkan pekerjaan idamannya." Dalam kedua contoh ini, kata "gurur" digunakan untuk menggambarkan perasaan frustrasi dan kekecewaan yang dialami oleh seseorang. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "gurur" sangat relevan. Banyak orang yang mengalami gurur karena tidak bisa mencapai tujuan atau harapan yang diinginkan. Namun, kata ini juga dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi seseorang untuk tidak menyerah dan terus mencari jalan untuk mencapai tujuan. Dengan memahami makna kata "gurur", kita dapat lebih sadar akan perasaan dan emosi yang kita alami, serta lebih siap menghadapi tantangan dan kekecewaan dalam hidup.