Arti Kata "gulana" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "gulana" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

gulana

gu·la·na a letih; lesu; layu;
ke·gu·la·na·an n hal yg bersifat gulana: gesekan rebab yg resah, dimaksudkan untuk menggambarkan ~ sang tokoh

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "gulana"

📝 Contoh Penggunaan kata "gulana" dalam Kalimat

1.Wajahnya terlihat gulana setelah menunggu selama dua jam di ruang tunggu.
2.Ketika cuaca panas, tanaman di taman mulai gulana dan layu.
3.Pada musim gugur, pohon-pohon di hutan mulai gulana dan kehilangan daunnya.
4.Dia merasa gulana dan lesu setelah mengalami kegagalan dalam karirnya.
5.Dalam puisi, penulis menggunakan kata "gulana" untuk menggambarkan suasana hati tokoh utamanya.

📚 Artikel terkait kata "gulana"

Mengenal Kata 'gulana' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "gulana" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "gulana" memiliki makna yang unik dan kaya dalam Bahasa Indonesia. Secara resmi, kata ini bermakna sebagai "letih; lesu; layu" atau "kegulanaan: gesekan rebab yang resah". Dalam konteks historis dan sosial, kata gulana sering digunakan untuk menggambarkan seseorang yang merasa letih, lesu, atau layu karena kondisi tertentu. Dalam kehidupan sehari-hari, kata gulana sering digunakan untuk menggambarkan perasaan seseorang yang merasa lelah atau kelelahan. Misalnya, "Saya merasa sangat gulana setelah bekerja selama 12 jam" atau "Dia terlihat sangat gulana karena kurang tidur". Selain itu, kata gulana juga dapat digunakan dalam konteks budaya, seperti dalam lagu-lagu tradisional yang menggambarkan perasaan gulana atau kegulanaan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata gulana memiliki relevansi yang signifikan. Ketika kita merasa gulana, kita mungkin merasa tidak memiliki energi untuk melakukan hal-hal yang kita sukai. Namun, dengan memahami makna kata gulana, kita dapat lebih menyadari perasaan kita dan mencari cara untuk mengatasi kegulanaan tersebut. Dalam budaya Indonesia modern, kata gulana juga dapat digunakan sebagai inspirasi untuk meningkatkan motivasi dan semangat hidup. Dengan memahami makna kata gulana, kita dapat lebih menghayati perasaan kita dan mencari cara untuk mengatasi kegulanaan tersebut. Dalam menghadapi kegulanaan, kita dapat mencari cara untuk mengatasi perasaan tersebut. Misalnya, dengan melakukan aktivitas fisik, seperti berolahraga atau berjalan-jalan, kita dapat meningkatkan energi dan menghilangkan kegulanaan. Selain itu, kita juga dapat mencari cara untuk mengelola stres dan kelelahan, seperti dengan melakukan meditasi atau beristirahat. Dengan memahami makna kata gulana, kita dapat lebih menyadari perasaan kita dan mencari cara untuk mengatasi kegulanaan tersebut. Dalam kehidupan sehari-hari, kata gulana memiliki relevansi yang signifikan dalam menggambarkan perasaan gulana atau kegulanaan.