Arti Kata "gerayah" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "gerayah" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

gerayah

ge·ra·yah v, meng·ge·ra·yah v meraba-raba sekeliling

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "gerayah"

📝 Contoh Penggunaan kata "gerayah" dalam Kalimat

1.Pemuda itu menggerayahi jalan setapak untuk mencari jalan keluar dari hutan.
2.Karena cuaca buruk, polisi menggerayahi jalan untuk mencari korban kecelakaan mobil.
3.Setelah memenangkan kompetisi, atlet itu menggerayahi lapangan untuk membalas penghargaan kepada rekan-rekannya.
4.Di kebun, seorang petani menggerayahi tanah untuk menanam biji-bijian baru.
5.Dalam permainan tradisional, anak-anak menggerayahi lingkungan sekitar untuk mencari barang-barang yang ditinggalkan.

📚 Artikel terkait kata "gerayah"

Mengenal Kata 'gerayah' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Gerayah" - Perilaku Memburu dan Menggusur

Kata "gerayah" memiliki makna umum yang terkait dengan perilaku memburu atau menggusur. Dalam konteks historis, gerayah sering dikaitkan dengan aktivitas nelayan atau perburuan hewan liar. Mereka yang melakukan gerayah biasanya berusaha untuk mendapatkan sumber daya alam atau hewan yang langka. Dalam beberapa kasus, gerayah juga dapat berhubungan dengan tindakan menghancurkan atau menggusur lingkungan alami untuk memanfaatkan resource tersebut. Gerayah dalam kehidupan sehari-hari Penggunaan kata "gerayah" dapat dilihat dalam beberapa konteks yang berbeda. Misalnya, "Mereka melakukan gerayah untuk mencari ikan yang berlebihan di perairan tersebut." Dalam kalimat ini, gerayah mengacu pada aktivitas perburuan ikan yang intensif. "Gerayah hewan liar di habitat alami menjadi masalah serius bagi konservasi lingkungan." Dalam kalimat ini, gerayah mengacu pada perilaku menggusur hewan liar dari habitat aslinya. "Gerayah di pesisir pantai telah menyebabkan kerusakan parah pada ekosistem laut." Dalam kalimat ini, gerayah mengacu pada tindakan menghancurkan lingkungan alami untuk memanfaatkan resource. Budaya Indonesia dan gerayah Gerayah juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia. Misalnya, ada budaya masyarakat nelayan yang melakukan gerayah untuk mencari ikan yang berlebihan. Namun, ini telah menyebabkan kerusakan lingkungan dan masalah konservasi. Dalam beberapa kasus, gerayah juga dikaitkan dengan tindakan menghancurkan lingkungan alami untuk memanfaatkan resource. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk sadar akan pentingnya konservasi lingkungan dan menghindari tindakan gerayah yang berlebihan.