Arti Kata "ganyut" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "ganyut" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

ganyut

ga·nyut a ganyar

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "ganyut"

๐Ÿ“ Contoh Penggunaan kata "ganyut" dalam Kalimat

1.Dia sangat ganyut dalam menyelesaikan proyek kuliahnya sebelum waktu yang ditentukan.
2.Penggunaan bahasa informal dalam kalimat itu membuat saya merasa ganyut dan tidak sopan.
3.Dalam budaya Jawa, seseorang yang ganyut dianggap tidak memiliki kemampuan untuk menjadi pemimpin.
4.Dia sangat ganyut dalam mempelajari bahasa Inggris dan berhasil menguasainya dalam waktu singkat.
5.Kita harus memastikan bahwa anak-anak tidak ganyut dalam belajar dan dapat mengejar tujuan hidupnya.

๐Ÿ“š Artikel terkait kata "ganyut"

Mengenal Kata 'ganyut' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Ganyut" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "ganyut" adalah salah satu kata yang paling populer dalam bahasa Indonesia. Namun, apakah Anda sudah tahu makna yang sebenarnya dari kata ini? Kata "ganyut" berasal dari bahasa Jawa, yaitu "gaยทnyut a ganyar", yang berarti "lupa" atau "tidak ingat". Dalam sejarah, kata ini digunakan untuk menggambarkan keadaan seseorang yang telah lupa atau tidak ingat akan sesuatu. Dalam konteks modern, kata "ganyut" sering digunakan untuk menggambarkan keadaan seseorang yang telah menjadi terobsesi atau terpikat dengan sesuatu. Mereka menjadi tidak ingat akan hal-hal lain dan hanya fokus pada satu hal yang mereka inginkan. Contoh penggunaan kata "ganyut" dalam kalimat yang alami adalah: "Dia sudah ganyut dengan hobi gamingnya dan tidak ingat lagi akan tugas kuliahnya." Kata "ganyut" juga dapat digunakan untuk menggambarkan keadaan seseorang yang telah menjadi terobsesi dengan kehidupan sosial media. Mereka menjadi tidak ingat akan hal-hal lain dan hanya fokus pada postingan dan komentar mereka di medsos. Contoh lain adalah: "Dia sudah ganyut dengan akun Instagramnya dan tidak ingat lagi akan kebersihan rumahnya." Dalam kehidupan sehari-hari, kata "ganyut" dapat digunakan untuk menggambarkan keadaan seseorang yang telah menjadi terobsesi dengan sesuatu yang tidak bermanfaat. Mereka menjadi tidak ingat akan hal-hal lain dan hanya fokus pada satu hal yang mereka inginkan. Contoh lain adalah: "Dia sudah ganyut dengan hobi belanja online dan tidak ingat lagi akan keuangan keluarganya." Dalam budaya Indonesia modern, kata "ganyut" dapat digunakan untuk menggambarkan keadaan seseorang yang telah menjadi terobsesi dengan sesuatu yang tidak bermanfaat. Mereka menjadi tidak ingat akan hal-hal lain dan hanya fokus pada satu hal yang mereka inginkan. Oleh karena itu, penting untuk menghindari keadaan "ganyut" dan tetap fokus pada hal-hal yang bermanfaat. Dengan demikian, kita dapat melihat bahwa kata "ganyut" memiliki makna yang lebih luas daripada yang kita pikirkan sebelumnya. Dalam konteks modern, kata ini digunakan untuk menggambarkan keadaan seseorang yang telah menjadi terobsesi atau terpikat dengan sesuatu.