Arti Kata "fungistatik" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "fungistatik" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

fungistatik

fu·ngi·sta·tik a Kim bersifat menghambat pertumbuhan cendawan tanpa mematikannya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "fungistatik"

📝 Contoh Penggunaan kata "fungistatik" dalam Kalimat

1.Kalimat dalam laboratorium menggunakan fungistatik untuk mencegah pertumbuhan cendawan pada sampel.
2.Dokter menyarankan penggunaan fungistatik untuk mengobati penyakit kulit yang disebabkan oleh cendawan.
3.Sifat fungistatik dari bahan alami seperti daun temulawak membuatnya populer sebagai obat alami.
4.Dalam kehidupan sehari-hari, fungistatik digunakan untuk membersihkan dan mencegah pertumbuhan jamur di permukaan interior rumah.
5.Ilmuwan sedang melakukan penelitian untuk mengembangkan bahan baru yang lebih efektif sebagai fungistatik untuk mengobati penyakit kulit.

📚 Artikel terkait kata "fungistatik"

Mengenal Kata 'fungistatik' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Fungistatik" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "fungistatik" mungkin asing bagi sebagian orang, tetapi maknanya sangat relevan dalam kehidupan sehari-hari. Fungistatik berasal dari bahasa Inggris, yang terdiri dari dua kata: "fungi" (cendawan) dan "static" (tetap atau stabil). Dalam arti resmi, fungistatik berarti menghambat pertumbuhan cendawan tanpa mematikannya. Fungistatik memiliki konteks historis yang menarik. Ilmuwan telah menemukan bahwa beberapa bahan alami dapat memiliki sifat fungistatik, seperti minyak kayu putih dan tembaga. Mereka dapat digunakan sebagai pewarna alami atau sebagai agen penghambat pertumbuhan cendawan. Dalam kehidupan sehari-hari, fungistatik sangat penting dalam pengobatan dan pengawetan makanan. Contoh penggunaan kata fungistatik dalam kalimat yang alami adalah: "Saya menggunakan minyak kayu putih sebagai fungistatik alami untuk mencegah pertumbuhan cendawan pada sayuran di rumah." "Produk sabun cair yang saya gunakan memiliki sifat fungistatik yang dapat menghambat pertumbuhan cendawan di kulit." Dalam kehidupan sehari-hari, fungistatik sangat relevan dalam pengobatan dan pengawetan makanan. Banyak orang menggunakan bahan alami dengan sifat fungistatik untuk mencegah pertumbuhan cendawan pada sayuran dan buah-buahan. Dengan demikian, mereka dapat memastikan keamanan dan keasaman makanan yang mereka konsumsi.