Arti Kata "fiasko" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "fiasko" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

fiasko

fi·as·ko n kegagalan total; ketidakserasian

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "fiasko"

📝 Contoh Penggunaan kata "fiasko" dalam Kalimat

1.Proyek pembangunan jalan itu berakhir dengan fiasko karena kekurangan dana.
2.Penyelenggaraan event itu dihadapkan pada fiasko karena cuaca buruk.
3.Rencana tersebut menjadi fiasko karena tidak mendapat dukungan dari stakeholders.
4.Pernikahan mereka berakhir dengan fiasko karena perbedaan pendapat yang tidak tertyeledor.
5.Proyek pendidikan itu mengalami fiasko karena kurangnya biaya dan sumber daya.

📚 Artikel terkait kata "fiasko"

Mengenal Kata 'fiasko' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "fiasko" - Inspirasi dan Motivasi untuk Kembali Bangkit

Kata "fiasko" merupakan istilah yang cukup umum digunakan dalam bahasa Indonesia. Secara harfiah, kata ini memiliki arti "kegagalan total" atau "ketidakserasian". Asal-usul kata fiasko dapat dilacak ke zaman Belanda, di mana kata ini berasal dari kata "fiasco", yang berarti "kegagalan" atau "ketidakberhasilan". Pada awalnya, kata fiasko digunakan dalam konteks seni dan budaya, tetapi sekarang sudah menjadi bagian dari bahasa sehari-hari. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering melihat contoh-contoh fiasko yang menarik. Misalnya, "Proyek itu gagal besar-besaran karena kekurangan dana", atau "Konser musik itu menjadi fiasko karena kekurangan penonton". Contoh lainnya adalah "Projek bisnis yang saya mulai tiga tahun lalu akhirnya menjadi fiasko karena saya tidak siap untuk menghadapi tantangan". Dalam semua contoh tersebut, kata fiasko digunakan untuk menggambarkan kegagalan yang total atau ketidakberhasilan yang signifikan. Dalam budaya Indonesia modern, kata fiasko juga digunakan untuk menggambarkan kegagalan yang lebih kompleks. Misalnya, "Kami menanggapi kejadian fiasko itu dengan menyesali keputusan yang kami ambil sebelumnya". Dalam contoh ini, kata fiasko digunakan untuk menggambarkan kegagalan yang tidak hanya terjadi dalam aspek keuangan, tetapi juga dalam aspek emosional dan sosial. Dengan demikian, kita dapat belajar dari kegagalan dan kembali bangkit untuk mencapai kesuksesan. Dalam menjalani kehidupan, kita semua pasti akan mengalami kegagalan atau fiasko pada suatu waktu. Namun, bukan berarti kita harus menyerah. Dengan belajar dari kegagalan dan kembali bangkit, kita dapat mencapai kesuksesan yang lebih besar. Oleh karena itu, mari kita jadikan kata fiasko sebagai inspirasi untuk kembali bangkit dan mencapai kesuksesan yang lebih besar.