Arti Kata "farji" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "farji" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

farji

far·ji Ar n kemaluan perempuan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "farji"

📝 Contoh Penggunaan kata "farji" dalam Kalimat

1.farji merupakan bagian tubuh yang sangat sensitif dan perlu dijaga kebersihannya.
2.Dalam budaya Arab, farji dianggap sebagai bagian tubuh yang suci dan tidak boleh disentuh oleh pria lain.
3.Pada masa lalu, farji sering dijadikan sebagai simbol identitas perempuan dalam beberapa budaya.
4.Dalam konteks medis, farji adalah bagian tubuh yang perlu diteliti dan diuji untuk mendeteksi adanya gangguan kesehatan.
5.farji juga merupakan tema yang sensitif dalam beberapa karya sastra yang membahas perempuan dan kebebasannya.

📚 Artikel terkait kata "farji"

Mengenal Kata 'farji' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Farji" - Istilah Kuno yang Terus Berkembang

Kata "farji" mungkin masih asing bagi sebagian orang, tetapi dalam konteks sejarah dan budaya, istilah ini memiliki makna yang signifikan. Dalam arti resmi, farji merujuk pada kemaluan perempuan. Istilah ini berasal dari bahasa Arab dan telah digunakan dalam beberapa konteks budaya dan sosial di Indonesia. Istilah "farji" memiliki konteks historis yang penting dalam budaya Islam. Dalam beberapa teks klassik, farji digunakan sebagai istilah untuk menggambarkan kemaluan perempuan dalam konteks kehormatan dan keagamaan. Namun, dalam konteks modern, istilah ini lebih sering digunakan dalam konteks medis dan ilmiah. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "farji" dalam kalimat yang alami: "Dalam medis, farji merupakan bagian penting dari sistem reproduksi wanita." "Dalam budaya Islam, farji dianggap sebagai bagian yang suci dan perlu dihormati." "Dalam konteks sosial, farji sering digunakan sebagai istilah yang sensitif dan perlu dihindari." Dalam kehidupan sehari-hari, kata "farji" masih relevan dalam beberapa konteks. Misalnya, dalam konteks medis, dokter sering menggunakan istilah ini untuk menggambarkan kondisi atau penyakit yang terkait dengan kemaluan perempuan. Dalam konteks budaya, kata "farji" masih digunakan dalam beberapa konteks untuk menggambarkan kehormatan dan keagamaan. Dalam kesimpulan, kata "farji" memiliki makna yang signifikan dalam konteks sejarah, budaya, dan medis. Meskipun istilah ini mungkin masih asing bagi sebagian orang, namun dalam konteks yang tepat, kata "farji" dapat menjadi istilah yang penting dan relevan dalam kehidupan sehari-hari.