Arti Kata "etnolinguistik" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "etnolinguistik" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

etnolinguistik

et·no·li·ngu·is·tik /étnolinguistik/ n cabang linguistik yg menyelidiki hubungan antara bahasa dan masyarakat pedesaan atau masyarakat yg belum mempunyai tulisan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "etnolinguistik"

📝 Contoh Penggunaan kata "etnolinguistik" dalam Kalimat

1.Bahasa daerah di Indonesia telah dieksplorasi melalui etnolinguistik untuk memahami tradisi masyarakat.
2.Pengajaran bahasa daerah di sekolah menggunakan pendekatan etnolinguistik untuk melestarikan budaya.
3.Penelitian etnolinguistik membantu mengidentifikasi keunikan bahasa masyarakat adat di pedalaman.
4.Dalam konteks sosial, etnolinguistik membantu memahami peran bahasa dalam mempertahankan identitas kelompok.
5.Buku etnolinguistik yang ditulis oleh seorang antropolog membahas tentang bahasa dan tradisi masyarakat suku asli.

📚 Artikel terkait kata "etnolinguistik"

Mengenal Kata 'etnolinguistik' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Etnolinguistik" - Penelitian Bahasa dan Kebudayaan

Etnolinguistik adalah cabang ilmu bahasa yang mempelajari hubungan antara bahasa dan masyarakat pedesaan atau masyarakat yang belum mempunyai tulisan. Dalam konteks ini, etnolinguistik berusaha untuk memahami bagaimana bahasa dipengaruhi oleh kebudayaan dan sebaliknya. Sejarah etnolinguistik dapat ditelusuri kembali ke awal abad ke-19, ketika para ilmuwan mulai memulai penelitian tentang bahasa dan kebudayaan masyarakat pedalaman. Misalnya, ketika seseorang berbicara tentang etnolinguistik di konteks Papua, dia mengacu pada penelitian tentang bagaimana bahasa dan kebudayaan masyarakat Papua dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan sejarah. Contoh lain, ketika seorang antropolog mencoba memahami bagaimana bahasa dan kebudayaan masyarakat pedalaman di Indonesia dipengaruhi oleh pengaruh luar, dia menggunakan konsep etnolinguistik untuk menjelaskan hubungan antara bahasa dan kebudayaan tersebut. Dalam kehidupan sehari-hari, konsep etnolinguistik memiliki relevansi yang signifikan. Misalnya, ketika pemerintah Indonesia berusaha meningkatkan kemampuan berbahasa Indonesia di daerah-daerah pedalaman, mereka menggunakan prinsip-prinsip etnolinguistik untuk memahami kebutuhan dan kebiasaan bahasa masyarakat setempat. Dengan demikian, mereka dapat mengembangkan strategi pengajaran bahasa yang lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.