Arti Kata "donder" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "donder" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

donder

don·der, men·don·der v cak memarahi

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "donder"

📝 Contoh Penggunaan kata "donder" dalam Kalimat

1.Guru mengatakan bahwa siswa tidak perlu memarahi temannya.
2.Ibu memarahi anak karena tidak menemukan dompetnya sendiri.
3.Dalam percakapan film, karakter utama memarahi temannya karena tidak menjalankan perjanjian.
4.Dia memarahi anaknya karena tidak menyelesaikan pekerjaannya.
5.Dalam seminar, narasumber memarahi peserta karena tidak mempersiapkan diri dengan baik.

📚 Artikel terkait kata "donder"

Mengenal Kata 'donder' - Inspirasi dan Motivasi

Memahami Makna Lain dari Kata "Donder" dalam Bahasa Indonesia

Dalam bahasa Indonesia, kata **donder** dapat memiliki makna yang berbeda dari apa yang umumnya kita ketahui. Sebelumnya, kita hanya mengenal kata ini sebagai sebuah kata asing yang berarti badai. Namun, ternyata **donder** memiliki arti lain yang menarik, yaitu "men·don·der v cak memarahi". Kata **donder** ini memiliki sejarah yang menarik. Kata ini berasal dari bahasa Belanda, yaitu "donder", yang berarti "badai" atau "petir". Namun, dalam konteks yang lain, **donder** dapat berarti "memarahi" atau "menghukum". Hal ini menunjukkan bahwa kata **donder** memiliki nuansa yang kompleks dan dapat digunakan dalam konteks yang berbeda.

Penggunaan Kata "Donder" dalam Kalimat

Berikut adalah beberapa contoh penggunaan kata **donder** dalam kalimat yang alami: * "Ayahnya memarahi anaknya karena tidak menyelesaikan tugasnya, sehingga ia harus mendengarkan **donder** dari ayahnya." * "Guru memarahi siswa yang tidak mengikuti aturan kelas, sehingga siswa itu harus mendengarkan **donder** dari guru." * "Dia harus mendengarkan **donder** dari bosnya karena tidak menyelesaikan proyeknya tepat waktu."

Kata "Donder" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata **donder** memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks komunikasi dan interaksi antara orang. Dalam bahasa Indonesia, kata **donder** dapat digunakan untuk menggambarkan suara yang keras dan menyeramkan, seperti suara petir atau badai. Namun, dalam konteks yang lain, **donder** dapat berarti "suara memarahi" atau "suarahukum", yang dapat digunakan untuk menggambarkan suara yang keras dan menegur.