Arti Kata "dogmatik" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "dogmatik" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

dogmatik

dog·ma·tik n hal ihwal ajaran serta keyakinan agama atau kepercayaan yg tidak boleh dipersoalkan (harus diterima sbg kebenaran)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "dogmatik"

📝 Contoh Penggunaan kata "dogmatik" dalam Kalimat

1.Pengajarannya sangat dogmatik dan tidak mau mendengar pendapat lain.
2.Para penganut agama tersebut memiliki ajaran yang sangat dogmatik dan tidak boleh dipersoalkan.
3.Dalam karyanya, penulis menunjukkan kritik terhadap dogmatik yang seringkali melumpuhkan kreativitas.
4.Pendidikan agama di sekolah harus memperhatikan kebutuhan siswa untuk tidak terjebak pada dogmatik.
5.Guru berusaha mengajarkan konsep ilmiah tentang alam semesta, tetapi muridnya masih terjebak pada dogmatik.

📚 Artikel terkait kata "dogmatik"

Mengenal Kata 'dogmatik' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Dogmatik" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "dogmatik" sering digunakan dalam konteks agama dan kepercayaan, tetapi apa sebenarnya maknanya? Dogmatik memiliki makna sebagai ajaran dan keyakinan agama atau kepercayaan yang tidak boleh dipersoalkan dan harus diterima sebagai kebenaran. Makna ini memiliki konteks historis yang panjang, bermula dari zaman Yunani Kuno, di mana filosof-filosof seperti Plato dan Aristoteles menggunakan istilah dogma untuk menggambarkan ajaran yang tidak dapat dipertanyakan. Dalam konteks sosial, kata dogmatik sering digunakan untuk menggambarkan sikap atau perilaku seseorang yang tidak terbuka terhadap pendapat atau keyakinan yang berbeda. Mereka yang memiliki dogma yang kuat seringkali sulit untuk menerima kritik atau argumentasi yang berlawanan. Namun, di sisi lain, dogmatik juga dapat menjadi landasan untuk keputusan yang kuat dan konsisten dalam kehidupan sehari-hari. Berikut ini beberapa contoh penggunaan kata dogmatik dalam kalimat yang alami: - "Dia memiliki dogma bahwa hanya satu agama yang benar dan tidak boleh dipersoalkan." - "Sikap dogmatik-nya membuatnya sulit untuk menerima kritik dari orang lain." - "Dia ingin membangun komunitas yang berbasis pada dogma yang jelas dan konsisten." Dalam kehidupan sehari-hari, kata dogmatik memiliki relevansi yang signifikan. Di era modern ini, kita sering dihadapkan dengan berbagai pendapat dan keyakinan yang berbeda. Oleh karena itu, penting untuk memiliki kemampuan untuk menerima dan menghargai perbedaan, tanpa harus terjebak dalam dogma yang terlalu ketat. Dengan demikian, kita dapat membangun hubungan yang lebih harmonis dan saling menghormati dengan orang lain.